Sabtu, 16 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Jaring Peserta, BPJS-TK Gandeng Iwapi

19 Juni 2019, 18: 02: 26 WIB | editor : Wijayanto

SIMBOLIS: Kepala BPJS Ketenagakerjaan Gresik Ahmad Fauzie Usman menyerahkan kartu kepada Ketua IWAPI, Ninis Trisilowati.

SIMBOLIS: Kepala BPJS Ketenagakerjaan Gresik Ahmad Fauzie Usman menyerahkan kartu kepada Ketua IWAPI, Ninis Trisilowati. (M FIRMANSYAH/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS TK) Ketenagakerjaan Cabang Gresik menggandeng Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Kabupaten Gresik. Kerjasama ini untuk memperluas jumlah kepesertaannya, dari pekerja sektor informal atau bukan penerima upah (BPU). Ini untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kerjasama itu dituangkan dalam MoU antara BPJSTK dengan Iwapi Gresik, kemarin. Dalam kegiatan itu, 39 anggota Iwapi yang berprofesi sebagai pengusaha bergabung dalam kepesertaan. 

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gresik, Ahmad Fauzie Usman mengatakan, ada empat program jaminan sosial ketenagakerjaan yang dipaparkan kepada anggota Iwapi. Di antaranya, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP).

“Potensi BPU di Gresik masih sangat tinggi untuk digali apalagi kontribusi dari IWAPI Kabupaten Gresik untuk membangun Gresik,” kata Ahmad Fauzie Usman.

Sementara itu, Ketua Iwapi Gresik, Ninis Trisilowati menyebutkan,  manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan cukup banyak. Salahsatunya hanya dengan membayar iuran Rp 16.800 setiap bulannya akan mendapatkan perlindungan kerja. 

“Kami juga bisa kerjasama untuk promosi produk-produk melalui program co-marketing. Hal ini tentu akan meningkatkan kesejahteraan bagi para pengusaha dan pekerja kami,” kata Ninis. (fir/ris)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia