Sabtu, 20 Jul 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Inilah 4 Jurus Hadi Santoso Bawa Bank Jatim Kian Mengkilap

19 Juni 2019, 17: 00: 26 WIB | editor : Wijayanto

SIAPKAN PROGRAM BARU: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa  didampingi Direktur Utama Bank Jatim yang baru Hadi Santoso (kanan) memberikan penjelas

SIAPKAN PROGRAM BARU: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Direktur Utama Bank Jatim yang baru Hadi Santoso (kanan) memberikan penjelasan kepada wartawan. (ABDULLAH MUNIR/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Hadi Santoso akhirnya ditunjuk sebagai direktur utama (dirut) PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) menggantikan dirut sebelumnya R Soeroso yang pensiun sejak April 2019 lalu. Pengangkatan Hadi Santoso dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2019 yang dihadiri para pemegang saham termasuk Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan para bupati/wali kota di Jatim.

Dalam kepemimpinannya, Hadi yang mantan direktur kepatuhan Bank Jatim berjanji akan membawa sejumlah konsep untuk membawa bank milik Pemprov Jatim itu semakin berjaya ke depan. Hadi akan mengusung empat konsep.

Pertama, pihaknya akan melakukan revolusi pegawai yang selama ini dinilai kurang mendapatkan pelatihan. "Mereka yang kurang pendidikan ini sudah kami bikinkan reng-rengan mana yang masuk pendidikan untuk menunjang keahliannya," kata Hadi dalam jumpa pers di kantor Bank Jatim, Rabu (19/6).

Selanjutnya, Hadi berjanji akan memprioritaskan penyelesaian kredit-kredit macet. Meskipun diakui berat, namun ia sudah bertekad menyelesaikan dan telah menyiapkan beberapa solusi.

Hadi juga telah membicarakan hal ini dengan direktur yang lain bahwa pihaknya akan menjual kredit-kredit yang bermasalah. Namun, hal itu tentu membutuhkan proses yang memang panjang mengingat prosesnya harus di-diligent lebih dulu.

"Tapi sudah kami mulai, selain harus ekspansi kredit yang harus prudent namun signifikan besarnya. Kalau tidak maka tidak bisa menutupi target-target yang dibebankan kepada kami," jelas Hadi.

Kemudian, lanjut dia, Bank Jatim berkomitmen terus meningkatkan kredit UKM melalui KUR (kredit usaha rakyat). Dari konsep yang dipaparkan, Hadi berencana menyederhanakan sejumlah konsep yang ada sehingga pelaksanaannya menjadi mudah.

"Kredit untuk UKM tetap akan kita tingkatkan melalui KUR. Mungkin nanti semacam low agreement dan model-model yang lain. Kita sebetulnya sudah banyak punya model kecil, namun karena saking banyaknya sehingga sulit untuk dilaksanakan semua. Kami akan sederhanakan sehingga pelaksanaannya makin mudah," urainya.

Selain itu, Hadi menuturkan pihaknya telah menyiapkan strategi dalam menghadapi digitalisasi perbankan dan industri 4.0. Untuk itu, Bank Jatim dalam RUPS telah menunjuk dua pejabat Bank BRI dalam jajaran direksi untuk memperkuat digital bank for 4.0.

"Untuk menyambut digital banking for 4.0 kami akan tetap berupaya mengikuti perkembangan itu. Makanya bank Jatim menggandeng Bank Rakyat Indonesia. Ada dua, Pak Busrul Ima yang ada di pimpinan wilayah Surabaya bergeser sedikit. Yang satu Pak Sigit yang ada di Kanwil Jakarta," terangnya.

Inilah susunan direksi baru hasil RUPS Bank Jatim 2019; Dirut Hadi Santoso, Direktur Komersial dan Korporasi Busrul Ima, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Erdianto Sigit, Direktur Konsumer, Ritel dan Usaha Syariah Elfaurid Aguswantoro, Direktur Keuangan Ferdian Timur Satyagraha, Direktur Risiko Bisnis Rizyana Mirda.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap komposisi personalisa direksi baru Bank Jatim bisa meningkatkan seluruh energi positif yang ada di jajaran Pemprov Jatim. (cin/jay)

(sb/cin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia