Sabtu, 16 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Ini Alasan Dewan Soroti Rencana Relokasi RPH Gresik

19 Juni 2019, 16: 30: 13 WIB | editor : Wijayanto

CEK LOKASI: Ketua Komisi III Asroin Windyana memantau kondisi rumah potong hewan di Desa Pulopancikan.

CEK LOKASI: Ketua Komisi III Asroin Windyana memantau kondisi rumah potong hewan di Desa Pulopancikan. (FAHTIA AINUR ROFQ/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK – Rencana relokasi rumah potong hewan (RPH) mendapat sorotan dari kalangan DPRD Kabupaten Gresik. Wakil rakyat meminta agar relokasi tidak dilakukan asal-asalan. Sebab, hal ini bisa merugikan masyarakat.

Ketua Komisi III DPRD Gresik Asroin Widyana meninjau langsung kondisi RPH yang berada di Jalan Keramat Langong, Desa Pulopancikan tersebut. Menurut dia, kondisi RPH sebenarnya masih sangat layak. “Hanya saja system pengolahan limbah kotoran hewannya yang kurang baik,” ujar Asroin.

Menurut dia, lokasi RPH ini sangat tepat. Sebab, lokasinya sangat dekat dengan Pasar Kota Gresik. Kalau nanti RPH dipindahkan terlalu jauh dari Pasar Kota, maka peternak bisa rugi. “Apalagi, saya sempat dengar mau dipindah di Cerme. Jelas terlalu jauh,” ungkap dia.

Dijelaskan, kalau memang lokasi yang sekarang bisa dibenahi, maka lebih baik dilakukan pembenahan saja. Termasuk menghilangkan kesan kumuh. “Misalnya dengan membuat system terpadu untuk pengelolaan limbahnya,” katanya.

Ditambahkan, pihaknya meminta dinas terkait untuk melakukan kajian yang matang terkait dengan rencana relokasi RPH dari Desa Pulopancikan. Jangan sampai nanti malah merugikan para peternak. “Harus ada kajian yang dalam jangan asal-asalan bangun saja,” imbuhnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik Eko Anandito mengatakan memang ada rencana relokasi RPH. Sebab, kantor RPH masuk dalam wilayah pengentasan kawasan kumuh. “Makanya harus dilakukan relokasi,” ungkap dia. (rof/ris)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia