Senin, 18 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Road Sweeper Ini Jadi Andalan Dinas Bersihkan Pasir dan Debu Jalan

19 Juni 2019, 16: 08: 39 WIB | editor : Wijayanto

RUTIN: Road Sweeper membersihkan debu dan pasir di Jalan Raya Buduran.

RUTIN: Road Sweeper membersihkan debu dan pasir di Jalan Raya Buduran. (LUKMAN ALFARISI/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo tak hanya melakukan pembersihan sampah di jalan. Namun, juga melakukan pembersihan pasir dan debu di bahu jalan. Pembersihan itu salah satunya menggunakan truk penyapu jalan Road Sweeper.

Kepala DLHK Sidoarjo Sigit Setyawan mengatakan, pembersihan debu dan pasir dilakukan secara rutin. Terutama di jalan perkotaan. Sebab, banyak pasir yang menumpuk di sisi jalan. Hal itu berdampak pada peningkatan polusi debu di jalanan. “Biasanya memang menumpuk di sekitar bahu jalan,” katanya.

Setiap harinya, imbuhnya, penggunaan Road Sweeper itu dilakukan selama dua jam. Kendaraan tersebut bekerja dengan menyedot debu dan pasir di tepi jalan. Sementara petugas penyapu jalan dari DLHK hanya membersihkan sampah selain pasir. “Sehingga pembersihan sampah yang dilakukan di jalanan tersebut dilakukan berlapis,” ujar mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ini.

Meski demikian, pembersihan pasir dan debu tersebut tidak hanya dilakukan menggunakan Road Sweeper. Akan tetapi juga dilakukan secara manual. Biasanya, menurut Sigit, petugas penyapu jalan juga akan melakukan pembersihan pasir di tepi jalan tersebut.

Dia menambahkan, saat ini DLHK hanya memiliki dua Road Sweeper. Masih membutuhkan beberapa kendaraan tambahan lagi. Sigit mengaku harga satu truk penyapu jalan itu mencapai Rp 1,5 miliar.

Penggunaan mobil penyapu jalan itu tidak boleh dilakukan oleh sembarang orang. Perlu ada orang khusus yang mengoparasikan kendaraan tersebut. “Makanya harus hati-hati agar tidak rusak,” pungkasnya.

Anggota Komisi C Juanasari mengatakan, kebersihan di jalan salah satunya dengan membersihkan debu di jalan juga harus dilakukan. Hal tersebut bisa membuat pengguna jalan semakin nyaman. Karena itu DLHK memang harus rutin melihat kondisi di lapangan. “Kendaran itu harus mobile di beberapa jalan protokol,” ujarnya.

Dia menambahkan, dengan pembersihan secara rutin maka jalan di Kota Delta akan semakin bersih. Tidak hanya dari sampah tetapi juga dari debu yang bisa mengganggu pengguna jalan. “Apalagi saat ini musim kemarau,” pungkasnya. (far/vga)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia