Kamis, 24 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Persebaya Siapkan Strategi Khusus Redam MU

19 Juni 2019, 14: 30: 54 WIB | editor : Wijayanto

MOMEN: Striker Persebaya Irfan Jaya saat menghadapi palang pintu Madura United di ajang Piala Presiden yang lalu.

MOMEN: Striker Persebaya Irfan Jaya saat menghadapi palang pintu Madura United di ajang Piala Presiden yang lalu. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Persebaya Surabaya menyiapkan strategi khusus saat menghadapi Madura United pada babak perempat final Piala Indonesia 2018/19, Rabu (19/6). Apalagi saat ini performa tim asuhan Dejan Antonic ini terus membaik.

Madura United tampil gemilang hingga pekan ketiga  Liga 1 yang disiarkan Indosiar. Tim berjuluk Laskar Sapeh Kerrab tersebut memuncaki klasemen sementara setelah menyapu bersih tiga laga dengan kemenangan.

Beruntung, dua hari jelang pertandingan melawan Madura United, komposisi skuad Persebaya semakin komplet. Menyusul bergabungnya para pemain yang membela tim nasional Indonesia.

"Kita tentu lakukan persiapan khusus, terutama mereka saat ini tengah dalam keadaan onfire, secara materi lebih bagus dari kita, secara tim juga lagi produktif-produktifnya,” kata Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman.

”Itu semua jadi pemikiran kami dan kami sudah siapkan untuk meredam mereka. Mudah-mudahan bisa diaplikasikan oleh pemain,” imbuh mantan arsitek Persib Bandung itu.

”Persiapan terakhir, alhamdulillah, sudah mulai lengkap yang ikut latihan walaupun Ruben belum fit betul dia harus menepi sebelum latihan selesai,” imbuh Djanur.

Ruben sedikit ada hambatan pada kakinya, bahkan sebelum berangkat memang sudah terasa sakit. Bahkan, ketika membela timnas Indonesia, Ruben hanya dimainkan selama 45 menit.

”Tapi, insya Allah, dia (Ruben) bisa turun, sehingga kami bisa menggarap taktikal, walaupun hanya dua hari sebelum hari H,” tegasnya.

Djanur tak menampik dengan semakin kompletnya komposisi tim, kian menambah optimisme Persebaya. Setelah dua laga sebelumnya di Liga 1 meraih hasil negatif di kandang.

Pertandingan kali ini mungkin juga bisa menjadi penentuan masa depan Djanur. Bila Persebaya menuai hasil buruk saat menjamu Madura United, bisa jadi posisinya sebagai pelatih bisa semakin goyah. (sam/rak)

(sb/sam/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia