Sabtu, 20 Jul 2019
radarsurabaya
icon featured
Events Surabaya

Koper JCH yang Rusak Akan Diganti

19 Juni 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

BISA DITUKARKAN: Petugas sedang memeriksa tumpukan koper JCH di Kemenag Surabaya.

BISA DITUKARKAN: Petugas sedang memeriksa tumpukan koper JCH di Kemenag Surabaya. (Rahmat Sudrajat/Radar Surabaya)

Share this      

SURABAYA - 2.509 Jamaah Calon Haji (JCH) Surabaya sudah mendapatkan koper dan tas. Dimana sebagian haknya untuk keberangkatan haji pada 2019 sudah terpenuhi, namun ada juga koper yang sudah rusak. Menurut Kasi Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Surabaya Subai, tas dan koper yang rusak bisa dikembalikan kepada Kemenang Surabaya untuk dilakukan penukaran.

“Untuk koper yang rusak bisa dibawa ke sini (Kemenag Surabaya, Red), nanti kami akan tukar dengan koper yang baru. Karena itu merupakan hak dari jamaah haji, jadi kami harus penuhi,” katanya kepada Radar Surabaya.

Suba’i menambahkan, untuk saat ini total yang rusak dan sudah mengembalikan ke Kemenag Surabaya baru ada tujuh JCH. “Nantinya kami akan kirim kerusakan koper tersebut ke pusat untuk kami tukar dengan yang baru,” ungkapnya.

Tas dan koper digunakan jamaah untuk menyimpan perbekalan selama menunaikan ibadah haji. Rata-rata kendala dalam kerusakan tersebut terjadi pada resleting dan juga para troli atau roda pada koper. “Tahun lalu kami sudah ada evaluasi soal tas dan koper, dan juga jamaah juga banyak yang komplain soal itu, kami sudah sampaikan ke pusat (Kemenag Pusat, Red). Ya mungkin karena banyak yang dibuat jadi ya antara tas satu dengan lainnya pembuatanya berbeda,” terangnya.

 Selain tas dan juga koper, para JCH nantinya juga mendapatkan haknya berupa manasik haji, juga mendapatkan baju seragam dan pakaian ihrom dan buku panduan haji. “Untuk manasik nantinya dilakukan serentak di tingkat KUA kecamatan masing-masing pada tanggal 22 sampai 27 Juni. Pembinaan ketua regu dan rombongan pada tanggal 20 Juni di Asrama Haji Sukolilo, pelepasan JCH Surabaya pada 4 Juli yang akan dilepas oleh Wali Kota Surabaya, untuk terbang kloter 1 pada 7 Juli,” pungkasnya. (rmt/nur)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia