Senin, 16 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Dipinjam, Mobil Mantan Anggota Dewan Digadaikan Tetangga

18 Juni 2019, 17: 22: 52 WIB | editor : Wijayanto

I Wayan Dendra

I Wayan Dendra (YUAN ABADI/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - I Wayan Dendra terpaksa mendatangi Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polrestabes Surabaya, Senin (17/6). Kedatangan warga yang tinggal di Jalan Puri Indah Y,23, Sidoarjo atau Royal Residen Blok B Nomor 127, Surabaya untuk memberikan keterangan kasus yang dialaminya. 

Mobil mantan anggota DPRD Sidoarjo ini dibawa dan digadaikan Yusetia Leo Chandra,33, warga Jalan Mastrip Nomor 45 A, Kedurus, Surabaya yang tak lain adalah tetangganya sendiri.

Wayan mengatakan kasus penggelapan itu berawal ketika terlapor datang untuk meminjam mobil. Kebetulan saat itu Yusetia mengaku jika mobilnya rusak. Lantaran sudah kenal dan kebetulan bertetangga, Wayan pun meminjamkan mobil Toyota Calya miliknya. Mobil itu biasa digunakan untuk operasional.

“Sebab saya memiliki usaha jual beli barang bekas. Jadi saya butuh untuk wira-wiri,” ungkap Wayan.

Dia mengatakan seminggu setelah dipinjam, Wayan mulai curiga. Sebab mobil tak kunjung dikembalikan. Selain itu, ia sempat melihat terlapor pergi dengan menaiki mobil lain.

Kemudian, Wayan pun memanggil yang bersangkutan ke rumahnya. Awalnya terlapor tak mengaku, namun setelah ditegaskan ia berbicara soal mobil yang ia pinjam. “Rupanya pelaku sudah menggadaikan mobil saya,” terang pria asal Bali itu.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kanit Tipidter Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Handa Wicaksana mengaku sudah menerima laporan dugaaan penggelapan mobil itu. Saat ini, pihaknya masih meminta keterangan korban untuk mengetahui kronologis kasus ini. “Kami pelajari dulu. Namun dari keterangan sementara korban kasus ini sudah memenuhi unsur pidana,” terangnya.

Selanjutnya, pihaknya akan memangil terlapor untuk diminta keterangan. Untuk status tersangka terlapor, pihaknya akan menunggu keterangan terlapor dan gelar perkara.

“Laporan ada, bukti ada, tinggal terlapor yang belum dimintai keterangan. Secepatnya kami akan layangkan surat pemanggilan dalam kasus ini,” ungkap Alumnus terbaik Akpol 2013 ini. (yua/rud)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia