Sabtu, 16 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Features
Sediakan Menu 4 Sehat 5 Sempurna

4 Dapur Umum ACT Penuhi Kebutuhan Pangan Pengungsi di Konawe Utara

18 Juni 2019, 16: 31: 53 WIB | editor : Wijayanto

4 Dapur Umum ACT Penuhi Kebutuhan Pangan Pengungsi di Konawe Utara

(ISTIMEWA/ACT)

Share this      

SULAWESI TENGGARA – Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus menebar kepedulian dan bantuan sosial untuk para pengungsi korban banjir di wilayah Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Sebab sepuluh hari pasca-bencana banjir merendam beberapa titik di Konawe Utara, Senin (17/6), warga terdampak masih bertahan di pengungsian-pengungsian karena pemukiman mereka rusak terendam banjir.

Untuk memenuhi kebutuhan warga yang bertahan di pengungsian, ACT pun terus menurunkan bantuan. Salah satunya berupa pendirian dapur umum untuk pemenuhan pangan bagi warga di pengungsian.

“Sebanyak empat dapur umum telah kami dirikan di empat titik pengungsian di Kecamatan Asera. Semua dapur umum ini akan mendistribusikan sekitar 900 porsi makanan siap santap setiap harinya untuk para pengungsi,” terang Kusmayadi selaku koordinator Tim Disaster Emergency Response (DER)-ACT, Senin (17/6).

Keempat titik pendirian dapur umum tersebut adalah di DesaWalasolo dan Desa Longeo dimana dapur umur ini adalah hasil kolaborasi dengan Kitabisa.com. Selanjutnya juga dibangun dapur umum di Desa Walalindu dan Kelurahan Asera. Tercatat masih ada 243 kepala keluarga atau sekitar 907 jiwa pengungsi di ketiga desa yang terletak di Kecamatan Asera tersebut.

(ISTIMEWA/ACT)

Kusmayadi mengatakan, ketiga titik dapur umum inilah yang nantinya akan memenuhi kebutuhan para pengungsi di tengah bencana untuk sarapan pagi serta makan malam. “Menu makanan yang kita sediakan semuanya mengandung 4 sehat 5 sempurna untuk memastikan terus kesehatan para pengungsi di tengah kondisi bencana seperti ini,” ujar Kusmayadi.

Untuk menunjang aktivitas dapur umum tersebut, bantuan logistik kembali didistribusikan di tiga desa, Ahad (16/6) lalu. Bersamaan dengan itu, tim medis juga diturunkan di dua desa untuk mengecek kondisi kesehatan para pengungsi dan mendistribusikan obat-obatan. Disamping upaya evakuasi terhadap warga terdampak yang masih terus berlanjut.

“Semenjak kemarin memang banjir telah surut total di sebagian wilayah, namun masih menyisakan lumpur setinggi lutut orang dewasa di rumah-rumah warga. Sampai Ahad kemarin, kita juga masih membantu evakuasi barang-barang warga yang masih terjebak di tengah-tengah banjir,” kata Kusmayadi.

(ISTIMEWA/ACT)

Ia menegaskan bahwa tim akan terus membantu korban di pengungsian, terutama terkait kebutuhan mereka yang paling mendesak saat ini. Kebutuhan mendesak itu di antaranya makanan pokok, susu, obat-obatan, vitamin dan tenda. Selain itu beberapa warga juga mulai memiliki keluhan kesehatan seperti sakit kepala, flu, gatal-gatal, dan sakit perut. (act/jay)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia