Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Kuota di PPDB Kurang, Jalur Mitra Warga Diperpanjang

18 Juni 2019, 15: 40: 29 WIB | editor : Wijayanto

DAFTAR LAGI: Para orang tua dan siswa sedang mendaftarkan diri untuk jalur prestasi di SMAN 1 Gresik.

DAFTAR LAGI: Para orang tua dan siswa sedang mendaftarkan diri untuk jalur prestasi di SMAN 1 Gresik. (UMY HANY AKASA/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jalur mitra warga atau tidak mampu diperpajang hingga Senin (16/6). Padahal, PPDB untuk jalur itu siswa tidak mampu sudah ditutup pekan lalu.

Kepala SMAN 1 Gresik Syafaul Anam mengakui jika ada empat sekolah di Gresik yang kekurangan kuota untuk jalur mitra warga, di antaranya SMAN 1 Sidayu, SMAN 1 Driyorejo, SMAN 1 Balongpanggang. “Diperpanjang hingga pukul 20.00 WIB, kemarin (16/6),” kata Syafa.

Dikatakannya, kekuarang kuota itu karena jalur zonasi untuk siswa tidak mampu terlalu jauh. Dengan standar jauhnya zonasi itu, lanjut Syafa, maka Dispendik memperluas cakupan zonasi. Misalnya, untuk zonasi 1, penerimaan dibuka lagi di wilayah Gresik, Kebomas dan Manyar.

“Sebelumnya untuk jalur mitra warga yang diutamakan di zonasi yang sama, misalnya SMAN 1 Gresik yang diutamakan di wilayah Gresik saja. Namun, dengan perluasan zonasi ini maka  bisa menerima siswa dari wilayah Kebomas dan Manyar yang masih satu zonasi,” kata Syafa.

Proses perluasan zonasi itu karena untuk kuota PPDB jalur mitra warga itu cukup besar, yakni mencapai 20 persen. Angka di sekolah yang disebutkan tidak sampai 20 persen sehingga mereka harus membuka koata sebagai amanat Undang-Undang (UU).

Sementara itu, Kepala Cabang Dispendik Gresik Puji Hastuti menambahkan sampai sekarang belum ada persoalan dalam proses PPDB. “Proses pendaftaran online pakai PIN masih berlanjut, nanti akan diumumkan 21 Juni,” ungkap Puji. (han)

(sb/han/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia