Selasa, 16 Jul 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Masih Umrah di Makkah, Administrasi 4 CJH Belum Dilengkapi

18 Juni 2019, 14: 50: 47 WIB | editor : Wijayanto

ENTRY DATA: Petugas Kemenag Sidoarjo saat melakukan proses entry data calon jamaah haji satu persatu.

ENTRY DATA: Petugas Kemenag Sidoarjo saat melakukan proses entry data calon jamaah haji satu persatu. (LUKMAN ALFARISI/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO – Setelah proses pembekalan manasik haji secara kumulatif selesai dilakukan Minggu (16/6), Kementerian Agama (Kemenag) Sidoarjo saat ini masih melakukan proses verifikasi kelengkapan administrasi jamaah haji. Hal itu dilakukan kepada Calon Jamaah Haji (CJH) yang diketahui administrasinya belum lengkap.

Kasi Haji dan Umrah Kemenag Sidoarjo Rohmat Nasrudin mengatakan, setidaknya ada empat CJH yang belum melengkapi administrasi. Mereka diketahui belum melengkapi administrasi karena sedang umrah saat Ramadan lalu.

Salah satu administrasi yang belum dilengkapi adalah paspor. Hal itu lantaran masih digunakan saat pergi ke Arab Saudi. Mereka rata-rata menjalankan ibadah umrah selama Ramadan kemarin. Sehingga setibanya kembali di Sidoarjo, mereka akan langsung dimintai kelengkapan administrasi.

Nantinya, Kemenag Sidoarjo akan melakukan penyetoran administrasi lanjutan ke asrama haji. Nasrudin mengatakan, kelengkapan administrasi penting untuk dipenuhi. Sebab hal itu menjadi salah satu syarat agar CJH dapat berangkat ke tanah suci.

Tahun ini ada sekitar 2.171 CJH asal Sidoarjo yang bakal menunaikan ibadah haji. “Kalau nggak lengkap ya nggak bisa berangkat,” terangnya.

Namun demikian, sebanyak 2.171 CJH tersbeut masih akan melakukan serangkaian manasik haji. Kali ini akan dilakukan di masing-masing kantor urusan agama (KUA) di masing-masing kecamatan. Kegiatan itu akan mulai dilakukan selama 6 hari. Terhitung sejak 22 hingga 27 Juni.

Nasrudin mengatakan, Kemenag Sidoarjo akan melakukan pengawasan terhadap proses manasik haji yang akan dilakukan di masing-masing KUA. Hal itu dilakukan untuk memastikan bahwa pembekalan yang diberikan kepada masing-masing CJH benar-benar sesuai dengan standar yang telah ditentukan. “Pasti akan kita awasi nantinya,” pungkasnya. (far/nis)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia