Senin, 18 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Dikunci Setir, Diparkir di Dalam Rumah, Motor Ini Masih Bisa Dibobol

18 Juni 2019, 14: 37: 21 WIB | editor : Wijayanto

SEPI: Jalan akses masuk ke rumah korban sepi sehingga membuat pelaku leluasa mencuri motor di dalam rumah.

SEPI: Jalan akses masuk ke rumah korban sepi sehingga membuat pelaku leluasa mencuri motor di dalam rumah. (M FIRMANSYAH/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK – Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Gresik benar-benar beringas dan nekat. Selasa dini hari (18/6), sebuah motor dicuri saat diparkir di dalam rumah. Motor Honda Beat warna merah nopol W 6028 BO itu milik Nia Nuraini, itu diparkir di ruang tamu rumahnya di Jalan Baiturrahman I Desa Peganden, Kecamatan Manyar.

Korban menuturkan, aksi pencurian diduga dilakukan pada pukul 02.00. Saat itu motor yang biasa dia pakai diparkir di dalam rumah dengan posisi terkunci setir. Sedangkan saat kejadian pencurian dia sedang terlelap tidur di dalam rumah bersama tiga anggota keluarga lain. “Saya juga heran kenapa sepeda motor yang sudah terkunci setir dan lubang anak kuncinya tertutup masih bisa dibobol,” ujarnya.

Nur Aini menuturkan, dia tidak menyangkal kejadian yang terjadi ini bukan kali pertama terjadi di lingkungannya. Namun demikian, hingga saat ini belum pernah ada pelaku yang tertangkap. "Sebenarnya lingkungan disini juga ramai. Namun saya tidak tahu bagaimana pelaku bisa masuk rumah dan lolos,” jelasnya.

Berdasarkan penuturan saksi mata, pelaku yang mengenakan jaket berwarna hitam itu melarikan motor ke arah selatan. Bahkan, pelaku sempat teridentifikasi di sebuah warung di daerah Morowudi, Cerme.

“Saat akan dikejar pelaku sepertinya mengerti jika gerak-geriknya diamati sehingga menyalakan motor dan lari. Sempat dikejar namun kehilangan jejak,” tuturnya.

Ditemani dengan bapaknya, Nur Aini akhirnya melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Manyar. Kanit Reskrim Polsek Manyar, Iptu I Ketut Riasa membenarkan kejadian ini. Pihaknya kini tengah fokus memburu pelaku. “Kami berusaha mengidentifikasi pelaku. Semoga bisa kami ringkus dengan cepat,” tegasnya. (fir/rof)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia