Jumat, 22 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Hari Pertama PPDB SD Dibuka, Pendaftar Langsung Lampaui Pagu

18 Juni 2019, 06: 00: 59 WIB | editor : Wijayanto

PENUH: Antusiasme wali murid saat Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) SD Tahun Ajaran 2019/2020.

PENUH: Antusiasme wali murid saat Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) SD Tahun Ajaran 2019/2020. (RIZKY PUTRI PRATIMI/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Hari pertama Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) SD Negeri tahun ajaran 2019/2020 diserbu wali murid. Banyak sekolah yang pendaftarnya sudah melebihi pagu.

Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sidoarjo Bambang Eko Wiroyudho meminta sekolah tetap membuka pendaftaran sesuai dengan jadwal, yakni hingga Rabu (20/6). "Harus sesuai jadwal. Meskipun itu sudah melebihi pagu,” pintanya. 

Dia menjelaskan, mulai tahun ini, ada pembatasan jumlah rombongan belajar. Setiap SD maksimal punya 4 rombel dengan 28 murid setiap kelas. Maka dari itu, sekolah tidak bisa lagi menerima semua pendaftar yang masuk. 

Bambang menambahkan, sekolah bisa mengajukan penambahan rombel ke Dikbud. Maksimal penambahannya empat rombel. “Selama ada ruangan dan tenaga gurunya, diperbolehkan,” imbuhnya. 

Syarat penerimaan PPDB SD tahun ini pun juga tak lepas dari sistem zonasi. Kuotanya sebesar 95 persen, 5 persen lainnya untuk kuota perpindahan wali siswa.

Penilaian pertama, yakni didasarkan pada usia. Sekolah wajib menerima siswa yang berusia 7 tahun. Faktor kedua, dari jarak rumah siswa ke sekolah.  

Seperti di SDN Krian 3 dan Krian 4. SDN yang berada di satu kompleks ini, mengalami hal yang sama. Pagu siswa baru sudah penuh memasuki hari pertama PPDB. 

Kepala SD Negeri 3 Krian Lukman Hadi menyampaikan, pendaftar sudah mencapai 125 siswa. Padahal, pagu yang tersedia sebanyak 84 siswa atau tiga rombel saja.

“Mau buka empat rombel, tapi kurang satu guru. Ruang kelasnya pun belum ada,” ujarnya.

Sementara itu, tahun ajaran 2018/2019, murid kelas 1 SDN Krian 3 mencapai 120 siswa. Saat itu, pembatasan jumlah rombel belum diberlakukan. 

Di SDN Krian 4, juga demikian. Tercatat, sudah 115 siswa baru yang mendaftar. Pagu yang ada, hanya 112 siswa. Ketua Panitia PPDB SDN Krian 4, Yusuf Santriyono mengatakan, setelah menerima berkas pendaftaran, sekolah akan memasukkan data siswa ke website. “Wali siswa cukup bawa berkas, dan siswapun tidak di tes baca tulis hitung,” tandasnya. (rpp/nis)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia