Rabu, 24 Jul 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Tambah 20 Suroboyo Bus untuk Layani Jalur MERR

18 Juni 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

Tambah 20 Suroboyo Bus untuk Layani Jalur MERR

Tambah 20 Suroboyo Bus untuk Layani Jalur MERR (dok)

Share this      

JIMERTO - Sesuai dengan perencanaan kota, Wali Kota Surabaya mengantisipasi Middle East Ring Road (MERR) agar tidak menjadi problem baru kemacetan di Surabaya. Oleh karena itu, saat ini Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya akan menambah unit Suroboyo Bus untuk jalur tersebut. Kepala Dishub Surabaya Irvan Wahyudrajad mengatakan, antisipasi ini sudah dipersiapkan sejak lama dan menjadi konsen wali kota. 

“Ketika terdapat open traffic dua sisi, yang masuk ke arah kota kita perhitungkan. Jangan sampai menjadi masalah baru, sehingga kita siapkan alternatif angkutan umum,” kata Irvan saat di temui di Kantor Humas Pemkot Surabaya, Senin (17/6).

Rencanaya akan mendatangkan sebanyak 20 unit Suroboyo Bus yang di gunakan untuk dua arah jalur MERR. Irvan menjelaskan, nantinya pengadaan tersebut dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan kemampuan anggaran terlebih dahulu.

“Kita ajukan 5-10 unit dulu, pengadaan itu mudah. Yang lebih sulit itu mengajak masyarakat untuk beralih dari menggunakan transportasi pribadi ke transportasi umum, itu lebih penting. Satu unit Suroboyo Bus, Pemkot Surabaya harus mengeluarkan biaya sebanyak Rp 1,4 miliar,” jelas Irvan.

Selain itu, mengantisipasi kepadatan jalur MERR, Dishub Surabaya juga akan melakukan rekayasa lalu lintas di sisi kawasan Pondok Tjandra, Kabupaten Sidoarjo. Sehingga nantinya pelebaran jalan di kawasan tersebut, kendaraan yang melintas bisa dengan mudah terurai dengan mudah. 

“Jadi ada pelebaran di sisi Pondok Tjandra. Sehingga kalau tidak diantisipasi sejak dini, masyarakat yang melalui jalan tersebut semakin lama semakin banyak,” urainya. 

Sebelumnya, Pemkot Surabaya meresmikan jalan MERR di Gunung Anyar dan Jembatan Ujung Galuh. Jembatan dan jalan sepanjang 10,8 kilometer itu langsung diresmikan Wali Kota Tri Rismaharini. 

Jalan MERR merupakan salah satu rangkaian jalan arteri primer yang ada di Kota Surabaya yang perencanaannya tertuang di Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Surabaya 2014-2034. Dan jalan tersebut merupakan prioritas pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2016-2021.

Jalan sepanjang 10,8 kilometer itu nantinya akan berperan sebagai salah satu pemecah permasalahan lalu lintas, yaitu kemacetan yang ada pada koridor utara-selatan di tengah wilayah Kota Pahlawan. Selain itu juga, jalan tersebut akan menjadi pintu gerbang Kota Surabaya di sisi timur. (gin/nur)

(sb/gin/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia