Sabtu, 16 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Gresik

Penggunaan Kartu Tani untuk Pupuk Bersubsidi Mulai Merata

17 Juni 2019, 17: 08: 41 WIB | editor : Wijayanto

TUNTAS: Distribusi kartu tani hampir tuntas hingga memudahkan penyaluran pupuk bersubsidi.

TUNTAS: Distribusi kartu tani hampir tuntas hingga memudahkan penyaluran pupuk bersubsidi. (ISTIMEWA)

Share this      

GRESIK - Penggunaan kartu tani untuk menebus pupuk subsidi di Gresik hampir merata. Masifnya penggunaan kartu tani menunjukkan keberhasilan pemerintah dalam melakukan sosialisasi.

Manager Humas PT Petrokimia Gresik, Ihwan Fahrurrozi mengamini bahwa saat ini semakin banyak petani yang menggunakan kartu tani. Laporan tersebut dia dapatkan dari pihak distributor yang menangani langsung penebusan pupuk.

“Di tingkat bawah banyak petani yang saat ini sudah mulai menggunakan fasilitas kartu. Selama ini kami juga terus gencar mengsosialisasikan manfaat kartu tani bagi petani,” tuturnya.

Untuk serapan pupuk subsidi dengan kartu tani, kata Ihwan, paling banyak dilakukan oleh petani di wilayah Gresik utara yang meliputi wilayah Bungah, Sidayu, Dukun, Ujungpangkah dan Panceng. 

“Dari total pupuk yang telah kami salurkan lebih dari 30 persen menggunakan kartu tani. Sehingga kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Distributor dan Kios Resmi sebagai garda terdepan dalam penyaluran pupuk bersubsidi atas kerjasama yang telah terjalin selama ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Pemimpin Bidang Pelayanan Bisnis Bank BNI Gresik, Johannes Dwi Suhartono mengatakan, jumlah kartu tani yang berhasil disalurkan kepada petani di Gresik saat ini sudah mencapai hampir 90 ribu orang atau 99 persen dari target. 

“Kalaupun ada satu dua petani yang masih belum menerima dikarenakan ada data yang masih simpang siur. Sehingga Kartu Tani menjadi terhambat,” kata Dwi.

Kendati demikian, BNI tidak berhenti untuk terus lakukan verifikasi data. Dwi bahkan mentargetkan pada tahun ini penyaluran kartu tani di Gresik tuntas.

“Memang kendala dilapangan banyak, namun tahun ini pasti semuanya akan selesai,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Gresik, Eko Anindito Putro mengaku pihaknya selama ini memang gencar mengsosialisasikan kartu tani. 

Dalam setiap kesempatan, dia meminta agar petani yang sudah punya kartu tani bisa menebusnya secara elektronik. Sehingga manfaat dan kemudahan dapat dirasakan.

“Kami terus melakukan sosialisasi terkait penggunaan kartu tani ini. Namun apabila ada petani yang menebus secara tunai, kios wajib mencatat transaksinya untuk dilaporkan ke dinas pertanian dan admin kartu tani. Demikian pula dengan petani yang belum dapat kartu tani tetapi sudah terdata dalam RDKK juga bisa menebus pupuk secara manual,” jelasnya. (fir/ris)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia