Kamis, 24 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

KPU Ajukan Rp 85 M, Anggaran Pilwali Surabaya 2020 Naik Rp 13 M

15 Juni 2019, 10: 50: 58 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA –  Anggaran pelaksanaan pemilihan wali kota (Pilwali) untuk kota Surabaya tahun 2020 mengalami kenaikan Rp 13 miliar. Dari Pilwali 2015 dengan anggaran Rp 72 miliar, kini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya mengajukan anggaran Rp 85 miliar. 

Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan, pihaknya akan segera mengundang KPU Kota Surabaya, dengan semua komisioner terpilih yang baru.

“Kami ingin berkenalan dengan para komisioner, selain juga membahas Pilkada Kota Surabaya tahun 2020,” ucap Adi Sutarwijono yang akrab disapa Awi ini, Jumat (14/6).

Menurut Awi, DPRD berkepentingan untuk memastikan pelaksanaan Pilkada Kota Surabaya tahun depan berjalan lancar, demokratis, profesional dan netral. Terlebih proses penganggaran sudah mulai disusun tahun ini, untuk membiayai semua tahapan Pilkada Kota Surabaya.

Awi mengaku jika hal ini berkaitan dengan pernyataan KPU Kota Surabaya terkait penyusunan anggaran Pilkada 2020 sebesar Rp 85 miliar. “Kami tentu akan membahas detail penganggaran itu, bersama Pemkot Surabaya. Kami ingin memastikan, dari sisi penganggaran,” tambahnya.

Politisi PDIP ini menuturkan jika pembahasan untuk anggaran Pilkada 2020 akan dilakukan dalam Perubahan APBD 2019, dan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2020. “Semoga KPU Kota Surabaya dapat bekerja dengan baik, profesional dan netral, untuk menyelenggarakan Pilkada 2020,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi mengatakan, terkait Pilkada yang akan di gelar September 2020 mendatang diperkirakan menelan dana mencapai Rp 85 miliar atau mengalami kenaikan Rp 13 miliar dari anggaran Pilkada 2015 sebesar Rp 72 miliar.

“Rp 85 miliar itu masih pengajuan, belum dibahas dan disinkronisasi dengan Pemkot Surabaya,” kata Syamsi.

Menurut dia, Surabaya termasuk salah satu kota yang akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 2020. Untuk itu, lanjut dia, KPU Surabaya selaku penyelenggara akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, terutama dengan pihak Pemkot Surabaya terkait dengan anggaran.

“Karena dianggarkan melalui APBD Surabaya, maka kami akan berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya,” terangnya.

Koordinasi tentang penganggaran, menurutnya memang harus dilakukan satu tahun sebelumnya. Hal ini karena penganggaran yang mengikuti APBD harus diajukan satu tahun sebelum pelaksanaan. KPU Surabaya telah melakukan penganggaran sejak awal Juni 2019.

“Proses pengajuannya, angka yang kita ajukan Rp 85 miliar, terserah nanti bagaimana kemudian koordinasi lebih lanjut antara KPU dengan Pemkot Surabaya,” pungkasnya. (gin/rud)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia