Sabtu, 20 Jul 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Bupati Sambari Ajak ULP Imigrasi Manfaatkan Ruang Mal Pelayanan

15 Juni 2019, 00: 05: 50 WIB | editor : Wijayanto

MENARIK: Bupati memberi penjelasan kepalda Kepala ULP Imigrasi Gresik, Irmansyah (Kanan).

MENARIK: Bupati memberi penjelasan kepalda Kepala ULP Imigrasi Gresik, Irmansyah (Kanan). (M FIRMANSYAH/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Dua mall di yang ingin menggaet Kantor Urusan Layanan Paspor (ULP) Imigrasi Gresik terpaksa gigit jari. Bupati Gresik Sambari Halim Radianto secara khusus menawarkan ruangan di Mall Pelayanan Publik (MPP) yang akan beroperasi Juli mendatang.

Secara khusus Bupati Sambari didampingi Kepala Dinas PU Gunawan dan Kepala DPM-PTSP Mulyanto meminta Imigrasi membuka pelayanan paspor di kantor MPP Gresik. Mall MPP ini berada dalam satu komplek dengan Kantor bupati Gresik.

Bahkan untuk memastikan rencana operasional, Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Gresik, Moch Qosim mengecek persiapannya. Bupati meminta sejumlah sudut ruangan MPP diperhatikan kebersihannya.

LAYANAN PUBLIK : Bupati Sambari Halim Radianto dan Wabup Qosim saat meninjau Mall Pelayanan Publik.

LAYANAN PUBLIK : Bupati Sambari Halim Radianto dan Wabup Qosim saat meninjau Mall Pelayanan Publik. (M FIRMANSYAH/RADAR GRESIK)

Dijelaskan, untuk lantai 1 dan 2 nantinya akan digunakan sebagai ruang pelayanan kependudukan, tenaga kerja, dan perizinan. Kemudian layanan pendapatan daerah dan pekerjaan umum. 

Kemudian, layanan Samsat, konsultasi Jaksa Pengacara Negara (JPN) juga direncanakan masuk dalam gedung. Sementara untuk lantai 3 rencananya akan difungsikan sebagai kantor Unit Layanan Paspor (ULP) Imigrasi.

“Imigrasi akan menjadi instansi yang paling banyak menggunakan ruangan sebab layanan mereka tidak hanya untuk warga Gresik saja. Melainkan warga Lamongan dan Tuban sehingga membutuhkan space yang besar,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala ULP Imigrasi Gresik, Irmansyah Fatriadi megapresiasi perhatian Pemkab Gresik dalam mendukung layanan Imigrasi di Gresik. Menurutnya, ruangan yang disediakan untuk ULP sangat besar bahkan melebihi kebutuhannya.

“Karena space yang diberikan besar kami juga berencana menghadirkan Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP). Selain layanan paspor, kami juga berencana menggandeng layanan Kemenag untuk Umroh dan pelayanan BPN2TKI untuk pekerja migran Indonesia,” kata Irmansyah

Ditempat sama Kepala Kantor Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP), Mulyantomengaku pihaknya sudah siap apabila Mall Pelayanan Perijinan ini akan mulai di launching. 

Dijelaskan, yang belum disiapkan saat ini adalah tenaga pemeliharaan dan kebersihan. Pihaknya belum menyiapkan anggarannya. Disamping dia juga menyiapkan sistem connecting antara OPD yang ada di dalam MPP

“Sarana prasarana sudah kami siapkan. Mulai dari peralatan maupun sumber daya manusianya. Pelatihan staf DPM PTSP yang akan berkantor di Mall Pelayanan Perijinan sudah kami laksanakan. Kapanpun kami siap," tutur Mulyanto. (fir/ris)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia