Sabtu, 16 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

FKUB Sidoarjo Tolak Aksi Kerusuhan di Sidang Sengketa Pemilu

14 Juni 2019, 20: 20: 00 WIB | editor : Wijayanto

FKUB Sidoarjo Tolak Aksi Kerusuhan di Sidang Sengketa Pemilu

SIDOARJO - Jelang sidang sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) dalam Pemilu 2019 yang digelar Mahkamah Konstitusi (MK), masyarakat dihimbau tidak terpancing provokasi yang berujung pada aksi-aksi kerusuhan. Tujuannya agar tidak mengganggu berjalannya sidang di MK.

Penolakan kerusuhan seperti disampaikan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sidoarjo, KH. Mohammad Kirom, saat menggelar deklarasi di halaman Mapolresta Sidoarjo.

Ia mengajak semua komponen masyarakat di Sidoarjo memahami dan mengambil sikap bijak terkait setiap proses MK dalam penyelesaian sengketa Pilpres.

"Saya mengajak untuk jangan mengambil langkah kekerasan, kerusuhan dan anarkisme. Tunjukkan sikap akhlakul karimah. Sidoarjo adalah wilayah yang sudah aman dan kondusif. Melalui akhlakul karimah, mari tunjukkan Sidoarjo ini masyarakatnya berakhlak dan anti kekerasan," pesannya.

Ia mengatakan, tahalan Pemilu 2019 sudah berjalan dengan baik dan sesuai aturan. Jika ada pihak yang dirugikan juga harus melalui mekanisme secara konstitusi.

Saat ini memasuki tahapan persidangan di MK. Abah Kirom, begitu biasa disapa, menghimbau agar apapun hasil persidangan di MK nanti, harus dihormati dengan arif dan bijaksana.

"Bersikaplah arif dan bijaksana, menyikapi jalannya persidangan di MK. Jangan anarkis, dan mari bersama menolak keras upaya-upaya kerusuhan yang dapat mengganggu ketentraman bangsa kita," tegasnya. (son/jay)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia