Rabu, 23 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Amankan Sidang MK, Polda Jatim Kirim 1.200 Personel

14 Juni 2019, 17: 28: 16 WIB | editor : Wijayanto

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Apel konsolidasi dilakukan Polda Jatim bersama jajaran Forkopimda Jawa Timur. Konsolidasi ini melibatkan pihak Pemprov Jatim dan Kodam V Brawijaya untuk bersama melakukan pengamanan dan antisipasi terkait gerakan masyarakat jelang sidang Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perselisihan pemilihan umum.

Pihak Polda Jatim sendiri sudah mengirimkan 1.200 anggotanya ke Jakarta untuk membantu pengamanan di sana. Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, apel konsolidasi ini dilakukan terkait adanya rencana pengerahan massa di Grahadi jelang sidang tersebut.

Sidang sendiri akan berlangsung pada 20-22 Juni mendatang, namun pihak kepolisian sudah melakukan antisipasi dengan menyiagakan anggota sejak 15 Juni. “Kami bersinergi dengan TNI untuk pengamanan  di Jawa Timur,” katanya usai apel konsolidasi di halaman Mapolda Jatim, Kamis (13/6).

Pihaknya mengatakan sudah berkomunikasi dengan beberapa tokoh agama dan tokoh masyarakat mengenai kemungkinan aksi di Grahadi. Ia berharap aksi tersebut tidak dilakukan dan diimbau masyarakat Jatim untuk memantau langsung jalannya sidang melalui televisi.

Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak perlu mengawal jalannya sidang sampai ke Jakarta. "Kami sampaikan ke pimpinan partai politik agar mengimbau massanya tidak ke Jakarta," terangnya.

Pihaknya tidak memungkiri, keamanan Jatim menjadi salah satu prioritas. Pihaknya sudah berkomunikasi intensif dengan tokoh agama di Jatim agar ikut menjaga kondusifitas serta keamanan di Jatim. Jangan sampai ada kasus serupa seperti pembakaran polsek di Tambelangan, Sampang.

"Kami sudah melakukan komunikasi dengan tokoh agama. Apalagi kasus Tambelangan juga sudah menetapkan beberapa sebagai tersangka pembakaran," ungkapnya.

Ia menyampaikan, untuk kegiatan siaga kali ini akan dilakukan hingga 28 Juni nanti. Jangan sampai ada kerusuhan terutama di Jatim atau melibatkan warga Jatim karena sidang sengketa pemilu ini. (gun/rud)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia