Rabu, 17 Jul 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Asyik Pesta Sabu Digerebek, Dua Sopir dan Kernet Diamankan

14 Juni 2019, 17: 25: 07 WIB | editor : Wijayanto

Asyik Pesta Sabu Digerebek, Dua Sopir dan Kernet Diamankan

SURABAYA - Dua sopir dan satu kernet truk ditangkap saat pesta sabu di Jalan Kalianak Timur, Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan. Ketiganya kini diamankan di Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Ketiga tersangka masing-masing Dedik Junaidi, 38, warga  Jalan Kalianak Timur, Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan yang juga bertempat tinggal di Jalan Kalilom Lor Baru, Kecamatan Kenjeran. Ahmad Rifai, 29, warga Burneh, Bangkalan, Madura, kernet truk dan Toni, 52, warga Jalan Kalianak Timur bertempat tinggal di Pacar Kembang, Tambaksari yang merupakan sopir truk.

Ketiganya ditangkap polisi saat berada di rumah Dedik. Mereka tidak berkutik saat digerebek. Polisi juga mengamankan barang bukti satu poket sabu-sabu (SS)  0,16 gram. Alat isap SS serta satu pipet kaca dengan sisa SS di dalamnya seberat 3,65 gram.

“Ketiga tersangka kami bawa ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP M Yasin, Kamis (13/6).

Penangkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat mengenai seringnya diadakan pesta SS di rumah tersangka Dedik. Polisi yang mendapat informasi itu melakukan penyelidikan dan pengintaian, apalagi disinyalir salah satu tersangka merupakan pengedar sabu.

Anggota melihat ketiga tersangka masuk ke dalam rumah tersebut dan diduga sudah membawa sabu untuk pesta bersama. “Saat kami gerebek mereka sudah siap-siap untuk menggunakan sabu tersebut. Sudah mulai memanaskan bong,” tuturnya.

Dari pengakuan tersangka kepada polisi, diketahui mereka mendapat SS tersebut dengan membeli ke seseorang yang tidak dikenalnya. Tersangka nengaku baru sekali melakukan pesta sabu di rumahnya tersebut. Namun, ini bertolak belakang dengan informasi yang didapat dari masyarakat. Tersangka diduga sering melakukan pesta sabu sebelum berangkat mengirim barang.

Yasin mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dari mana sabu tersebut didapat. Diduga pengedarnya sesama sopir yang memang sering beroperasi di sekitar wilayah Kalianak. “Ini masih kami kembangkan, kami masih mengorek keterangan ketiga tersangka. Sabu itu dibeli ketiganysa seharga Rp 200 ribu secara patungan,” pungkasnya. (gun/rud)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia