Senin, 18 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Dua Incumbent Kembali Jabat Komisioner KPU Sidoarjo

13 Juni 2019, 15: 37: 21 WIB | editor : Wijayanto

INCUMBENT: Mokhamad Iskak dan Miftakul Rohmah.

INCUMBENT: Mokhamad Iskak dan Miftakul Rohmah. (RIZKY PUTRI PRATIMI/RADAR SURABAYA)

Share this      

SIDOARJO - Masa bakti komisioner KPU Sidoarjo telah berakhir Rabu (12/6). Lima nama komisioner sudah dikantongi dan hari ini dilantik bersama komisioner dari 36 kota dan kabupaten seluruh Jawa Timur.

Kelima komisioner tersebut adalah Miftakul Rohmah, Mokhamad Iskak, Ana Aziza, Musonif Afandi dan Fauzan Adim.  Dua di antaranya merupakan komisioner incumbent periode 2014 hingga 2019. Sedangkan, lima nama lainnya masuk daftar tunggu. Yakni Achmad Labib, Moch Arif, Nanang Haromin, Iswanto dan Burhanudin.

Miftakul Rohmah sebelumnya menjabat sebagai komisioner divisi teknis, sedangkan Mokhamad Iskak menjabat sebagai komisioner divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Partisipasi Masyarakat (Parmas). Sementara itu, Ana Aziza merupakan anggota dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tanggulangin dan Musonif Afandi sebagai anggota PPK Porong. 

Bagi Mifta, setiap periode jabatan komisioner mempunyai ciri khas sendiri. Paling tidak, bisa mempertahankan hal-hal yang baik dari periode sebelumnya. “Kita tingkatkan lagi proses pelayanan pada masyarakat, peserta pemilu, transparansi anggaran maupun proses pemilunya,” ujarnya.

Pemilihan Bupati (Pilgub) Sidoarjo tahun depan menjadi tantangan bagi komisioner KPU yang baru. Mokhamad Iskak mengatakan, hal itu menjadi tantangan, sebab tingkat partisipasi masyarakat hanya 58 persen. “Lebih rendah dari Pilgub yang mencapai 64 persen, Pilpres dan Pileg kemarin mencapai 82 persen,” imbuhnya.

Sebelum kelima nama tersebut ditetapkan sebagai calon komisioner KPU Sidoarjo periode 2019-2024 mereka menjalani tes mulai dari administratif, Computer Assisted Test (CAT), psikologi, kesehatan, terakhir fit and proper test. Tes tahap akhir ditangani langsung oleh KPU RI yang didelegasikan ke KPU Provinsi. Tanpa melibatkan panitia seleksi lagi.  (rpp/nis)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia