Rabu, 17 Jul 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Usai Divonis, Dhani Dipindah ke LP Cipinang

13 Juni 2019, 14: 17: 12 WIB | editor : Wijayanto

VONIS BARU: Ahmad Dhani saat sidang di PN Surabaya.

VONIS BARU: Ahmad Dhani saat sidang di PN Surabaya. (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Setelah divonis setahun penjara, Ahmad Dhani Prastyo hari ini akan diterbangkan ke Jakarta. Terpidana perkara Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) tersebut harus menjalani masa hukuman di Rutan Cipinang di Jakarta Timur.

Proses pemindahan Dhani dilakukan pagi ini melalui Bandara Internasional Juanda. Dhani akan didampingi sejumlah penyidik dan anggota untuk proses pengawalan.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jatim Richard Marpaung mengatakan, usai vonis yang dijatuhkan kepada Dhani di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (11/6), pihaknya lantas berkoordinasi dengan Lapas Cipinang untuk proses pemindahan tahanan.

Pihak lapas pun menyiapkan kamar tahanan untuk musisi asal Surabaya itu. “Setelah disepakati, kami tunjuk penyidik dan anggota lain untuk melakukan pengawalan saat proses pemindahan. Kami juga sudah menyiapakan akomodasinya,” ungkap Richard.

Richard menyebut, Dhani akan diterbangkan sekitar pukul 05.00. Setelah itu, nantinya Dhani diserahkan ke Kejaksaan Jakarta Timur, kemudian diserahkan ke rutan. Di sana Dhani akan menjalani hukuman dalam perkara lain.

“Semua sudah siap, kami tinggal jemput terpidana ke Rutan Medaeng lalu dibawa ke Jakarta,” ujarnya.

Menurut Richard, tak ada persipan khusus terkait pemindahan suami artis penyanyi Mulan Jameela itu. Hanya saja, standar operasinal prosedur (SOP) pemindahan tahanan harus tetap dilakukan. Misalnya, harus ada pengawalan dan tangan terpidana terborgol.

“Ya, itu demi keamanan dan kelancaran proses pemindahan. Jangan sampai nanti terpidananya lepas,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Ahmad Dhani divonis satu tahun penjara di PN Surabaya. Pentolan Dewa 19 tersebut dinyatakan tersalah telah melanggar 45 ayat 3 jo pasal 27 ayat 3 UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE).

Sebelumnya, Dhani dilaporkan atas ujaran kebencian. Laporan itu dibuat setelah dhani membuat vlog di Hotel Mojopahit Surabaya beberepa waktu lalu. Dalam vlog tersebut, Dhani menyebut "idiot" orang-orang yang mendemonya saat hendak menghadiri deklarasi Koalisi Bela NKRI di Tugu Pahlawan, Surabaya. (yua/rek)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia