Jumat, 22 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Gresik

Juni, Stok Pupuk Subsidi Bakal Ditambah

13 Juni 2019, 14: 04: 04 WIB | editor : Wijayanto

BERTAMBAH: Stok pupuk subsidi produksi PT Pupuk Indonesia ditambah menghadapi musim tanam.

BERTAMBAH: Stok pupuk subsidi produksi PT Pupuk Indonesia ditambah menghadapi musim tanam. (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - PT Pupuk Indonesia Persero menyiapkan stok pupuk bersubsidi hingga tiga kali lipat di area Jawa Timur. Ini mengantisipasi kebutuhan di libur Lebaran. Jumlah stok pupuk bersubsidi sebesar 411.378 ton ini merupakan terbesar di seluruh Indonesia.

Kepala Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia Wijaya Kusuma mengatakan, stok pupuk untuk kebutuhan Jatim. Menurut Wijaya, Pupuk Indonesia mendapat penugasan dari Kementerian Pertanian untuk mendistribusikan pupuk bersubsidi untuk kebutuhan Jatim di tahun 2019 ini sebesar 2.837.309  juta ton atau total dari kebutuhan nasional sebesar 8,8 juta ton.

“Untuk stok pupuk urea di Jatim saat ini mencapai 142.780 ton,NPK 123.182 ton dan SP 36 sebanyak 23.780 ton.Sementara untuk ZA 56.959 ton dan organik 64.676 ton,” ujarnya.

Menurutnya, stok tersebut disiapkan sebagai langkah antisipasi dari aturan angkutan Lebaran 2019 yang diberlakukan sejak tanggal 13 Mei hingga 2 Juni dan 8 hingga 10 Juni mendatang.

“Jumlah yang kita siapkan di lini III dan IV ini  tiga kali lipat dari biasanya. Stok ini cukup sampai kebutuhan tiga bulan ke depan sehingga kami pastikan jumlah ini dapat memenuhi kebutuhan petani sehingga petani tidak terjadi kekurangan pupuk terutama masa liburan,” imbuhnya.

Sementara itu, Manager Humas PT Petrokimia Gresik, Ihwan Fahrurrozi mengungkapkan, pihaknya berkomitmen menjaga stock pupuk saat libur lebaran. Untuk itu, sebelum ramadan PG telah meningkatkan aktivitas produksi.

“Dalam penugasan menyalurkan pupuk bersubsidi, kami mengikuti aturan yang ditetapkan Permendag Nomor 15 tahun 2013 stok pupuk bersubsidi harus tersedia untuk memenuhi kebutuhan hingga dua pekan,” kata Ihwan.

Namun demikian, lanjut dia, untuk menghindari kelangkaan pupuk dan agar petani lebih mudah dan cepat menerima pupuk bersubsidi, pihaknya meningkatkan ketersediaan stok hingga dua kali lipat baik di lini III (gudang yang berlokasi di Kabupaten) dan Lini IV (Kios Resmi).

”Beberapa wilayah akan memasuki musim tanam setelah Lebaran ini sehingga kita pastikan stok pupuk yang kami siapkan dapat memenuhi kebutuhan petani di musim tanam,” pungkasnya. (fir/ris)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia