Minggu, 16 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Dua Mall di Gresik Siap Tampung Layanan Imigrasi

12 Juni 2019, 19: 09: 50 WIB | editor : Wijayanto

LAYANI WARGA: Pelayanan paspor di ULP Imigrasi Gresik bakal bergeser ke mall.

LAYANI WARGA: Pelayanan paspor di ULP Imigrasi Gresik bakal bergeser ke mall. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Dua mall di Gresik menyatakan kesediaannya untuk ditempati pelayanan kantor Unit Layanan Paspor (ULP) Imigrasi. Ini setelah masa sewa kantor ULP Imigrasi di komplek pasar ikan modern berakhir. 

Manajemen Gressmall dan Icon Mall kini berlomba merebut layanan paspor agar bisa beroprasi di mall mereka. General Manager PT Raya Bumi Nusantara Permai (RBNP), Ryan Sudrajat bahkan sudah menyiapkan lahan seluas 100 meter persegi agar layanan paspor masuk ke mall mereka.

“Untuk saat ini kita tidak usah bicara uang sewa dulu. Yang pasti semua mekanisme dari mereka (Imigrasi,red) akan kami ikuti,” ujarnya.  

Tingginya antusiasme terhadap layanan paspor tidak terlepas dari besarkan potensi bisnis yang bisa didapatkan oleh Icon Mall. Menurut Sudrajat, ratusan pemohon paspor yang setiap harinya datang ke ULP akan memberikan kontribusi positif terhadap penjualan tenant.

“Orang nunggu mengurus paspor tidak mungkin jika tidak makan atau minum. Minimal mereka pasti akan belanja di mall kami. Inilah yang kami lihat sebagai peluang,” katanya.

Hal senada juga disampaikan, Branch Manager Gressmall Gresik, Yudhi Rohadi. Menurut pria asal Mojokerto tersebut adanya layanan paspor di dalam mall akan menjadi magnet bagi pengunjung untuk datang ke Gressmall.

“Misalnya mall baru buka jam 10 sementara layanan paspor dari jam 8. Maka kami siapakan pintu masuk khusus yang langsung terintegrasi dengan area parkir,” tuturnya. 

Yudhi mengaku, di tempatnya ada beberapa ruangan yang bisa dimanfaatkan oleh ULP Imigrasi. Salah satunya di lantai tiga dekat dengan restoran. Bahkan, dia berani menjamin bahwa pihak imigrasi tidak akan ditarik biaya sepeserpun.

“Untuk penjajakan ini cukup operasionalnya saja ditanggung. Sedangkan sewa lahan kami bebaskan. Sambil berjalannya waktu nanti akan terlihat seberapa besar layanan ini memberikan multiplayer effect ke mall,” pungkasnya. (fir/ris)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia