Minggu, 16 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Gresik

BPJS Ketenagakerjaan Raih Predikat WTP

12 Juni 2019, 18: 38: 38 WIB | editor : Wijayanto

OPTIMAL: Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Gresik yang akuntabel.

OPTIMAL: Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Gresik yang akuntabel. (M FIRMANSYAH/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) mencatatkan kinerja keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun 2018. Ini berdasarkan hasil audit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Mirawati Sensi Idris. 

Tidak hanya itu, Audit atas Laporan Pengelolaan Program tahun 2018 oleh KAP Razikun Tarko Sunaryo juga meraih predikat asuransi comply with atau sesuai kriteria yang berlaku pada Perpres No. 108 Tahun 2013.

Direktur Keuangan BPJSTK, Evi Afiatin mengatakan, indikator utama kinerja BPJSTK berasal dari Dana Jaminan Sosial (DJS) Ketenagakerjaan 2018. DJS yang telah disalurkan kepada peserta tercapai diatas target yang telah ditetapkan. 

“Dalam hal cakupan perlindungan kepesertaan, sampai dengan akhir 2018, sebanyak 50,57 juta pekerja telah terdaftar sebagai peserta. Dengan rincian sebanyak 30,46 juta tenaga kerja peserta aktif dan 560,73 ribu pemberi kerja aktif,” ujarnya.

Dikatakan, sepanjang 2018 BPJS Ketenagakerjaan juga berhasil menghimpun iuran kepesertaan sebesar Rp 65,1 triliun. Sementara dari sisi manfaat kepada peserta, sepanjang 2018 BPJSTK telah membayarkan klaim atau pembayaran jaminan sebesar Rp 27,6 triliun kepada 2,16 juta peserta.

“Tingkat kepuasan pelanggan juga mengalami peningkatan berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh pihak independen yaitu mencapai 92,6 persen atau meningkat 1,9 persen dari tahun 2017 sebesar 90,71 persen,” jelasnya.

Di tempat yang sama Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto mengatakan, hasil yang didapatkan BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan buah kerja keras seluruh insan BPJSTK yang didukung semua pihak. Agus berharap agar kinerja yang baik ini tetap dapat dipertahankan dan ditingkatkan. 

“Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari kantor akuntan yang independen merupakan indikasi bahwa pengelolaan keuangan telah dilakukan sesuai dengan standar yang berlaku. Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak, semoga program perlindungan yang kami selenggarakan dapat memberikan manfaat yang optimal bagi seluruh pekerja di Indonesia,” kata Agus. (fir/ris)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia