Jumat, 22 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Begal Pantat di Kepatihan Diamuk Warga dan Diserahkan ke Polisi

12 Juni 2019, 14: 29: 43 WIB | editor : Wijayanto

DIKERANGKENG: Pelaku M Rizki diamankan di Polsek Tulangan.

DIKERANGKENG: Pelaku M Rizki diamankan di Polsek Tulangan. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)

Share this      

Korban Sudah Ketiga Kalinya Jadi Sasaran.

SIDOARJO - Begal pantat berkeliaran di Sidoarjo. KR, 33, warga Desa Kepatihan menjadi korbannya saat perjalanan pulang kerja di Desa Kepatihan, Tulangan, Selasa (11/6) malam.

EMOSI WARGA: Warga di Balai Desa Kepatihan, Tulangan mengadili pelaku.

EMOSI WARGA: Warga di Balai Desa Kepatihan, Tulangan mengadili pelaku. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR)

Untungnya pelaku M. Rizky, 28, warga Desa Kepatihan RT 03/RW 04, Kecamatan Tulangan berhasil ditangkap warga. Bahkan pelaku sempat menjadi sansak hidup warga yang emosi sebelum diamankan polisi.

KR menceritakan, aksi pelecehan seksual itu dialaminya sekitar pukul 19.00. Saat itu ia menaiki motor dari arah timur Jalan Desa Kepatihan. "Pulang kerja dari Surabaya, saya naik motor sendiri," ucap KR.

Saat melintas di sekitar makam desa Kepatihan, tiba-tiba saja pelaku muncul dan memepet korban dari arah yang sama. Ditempat itulah pelaku meremas pantat korban. "Kena pantat saja. Untung gak sampai kena depan," imbuhnya.

Korban langsung berteriak minta tolong, namun pelaku berhasil melarikan diri. KR mengaku jika aksi seperti itu sudah dialaminya tiga kali. 

Kesal dengan ulah pelaku, setelah sampai di rumah, KR mengajak suaminya untuk mencari pelaku. "Kejadiannya selalu pulang kerja dan di daerah Kepatihan. Saya sempat ingat nopol kendaraannya," aku KR.

Berbekal nopol itu, korban bersama suaminya mencari informasi keberadaan pelaku. Beruntung, saat bertanya di warung desa Kepatihan setempat, pelaku dengan ciri-ciri yang dimaksud melintas.

Korban dibantu warga langsung mengejar pelaku. Pelaku berhasil ditangkap dan kemudian diseret ke Balai Desa Kepatihan. "Saya ingat nopol dan pakaian yang dikenakan pelaku," sebut KR.

Pelaku sempat menjadi sasaran warga yang emosi dengan ulahnya. Tak lama berselang, polisi tiba di lokasi dan mengamankan pelaku dari amukan warga.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris membenarkan kejadian tersebut. "Kasusnya sekarang ditangani Unit PPA Polresta Sidoarjo," tandas Harris. (son/jay)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia