Jumat, 22 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya
Kasus Suami Kendat Setelah Bunuh Istri

Pelaku Pembunuhan Ikut Tewas, Polisi Segera Keluarkan SP3

11 Juni 2019, 16: 01: 07 WIB | editor : Wijayanto

KASUS DITUTUP: Kondisi Sumardi setelah ditemukan gantung diri di kamar kosnya.

KASUS DITUTUP: Kondisi Sumardi setelah ditemukan gantung diri di kamar kosnya. (YUAN ABADI/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Penyidikan kasus dugaan pembunuhaan yang dilakukan Sumardi terhadap istrinya Rumiyah segera dihentikan. Selain pelaku yang sudah meninggal karena bunuh diri, pihak keluarga pun mengikhlaskan dan menganggap itu sebagai musibah. Penyidik pun segera mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dalam kasus yang bermotif asmara itu.  

Kanit Reskrim Polsek Sawahan AKP Haryoko Widhi mengatakan, pihaknya sudah memeriksan sejumlah saksi dalam kasus tersebut. Termasuk dua anak kandung pasutri itu. Menurutnya, mereka sepakat untuk tak melanjutkan kasus ini. "Dianggap sebagai musibah dan ujian. Selain itu, pelakunya juga sudah meninggal,” ungkap Haryoko, Selasa (10/6). 

Menurutnya, berdasarkan keterangan kedua anaknya itu, ia juga mendapatkan fakta jika Sumardi dan Rumiyah memang sering bertengkar. Salah satunya diduga datang dari orang ketiga. Selain itu, Sumardi dinilai sebagai orang yang mudah sekali cemburu. “Misalnya pelaku akan marah ketika ada pesan singkat dari nomor tidak dikenal yang masuk. Padahal isi pesan itu biasa,” terangnya. 

Dia menegaskan, kasus tersebut murni pembunuhan dan bunuh diri. Tersangka menghabisi nyawa korban sebelum akhirnya mengakhiri hidupnya sendiri. Hasil visum menunjukkan bukti kuat bahwa korban dipukul menggunakan benda tumpul, lalu dibungkam dengan bantal hingga akhirnya tidak bernyawa.

Terkait kelanjutan kasus tersebut, Haryoko memastikan akan mengeluarkan SP3. Meski demikian, berkas perkara harus dirampungkan lebih dulu. Masih ada beberapa orang saksi yang akan diperiksa. ”Proses penyidikan kasus ini gugur demi hukum lantaran pelaku atau tersangka meninggal,” terangnya. 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Sumardi dan Rumiyah merupakan pasangan suami istri yang tinggal di Jalan Kupang Gunung Timur Gang IV nomor 30. Mereka ditemukan tewas dengan kondisi mengenasakan. Sumardi tewas dengan cara gantung diri, sedangkan Rumiyah meregang nyawa setelah dipukul dengan bongkahan batu. 

Hasil penyelidikan polisi menunjukkan jika Sumardi lah pelaku pembunuhan Rumiyah. Penyebanya, cemburu membuat pelaku berbuat nekat. Dugaan itu juga dikuatkan dengan surat berisikan pesan kematian yang dibuat Sumardi. Diduga, usai membunuh istrinya, ia nekat gantung diri. (yua/vga)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia