Selasa, 22 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Ditinggal Penghuni, Rumah di Buduran Terbakar

09 Juni 2019, 22: 49: 16 WIB | editor : Wijayanto

HANGUS: Petugas pemadam kebakaran sedang melakukan pembasahan di lokasi kejadian.

HANGUS: Petugas pemadam kebakaran sedang melakukan pembasahan di lokasi kejadian. (ISTIMEWA)

Share this      

SIDOARJO - Ditinggal penghuninya, sebuah rumah mewah di Perum Taman Tiara Cluster Mediterania Blok A1 nomor 9, Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran kebakaran. Rumah itu milik Mashuri, 50, yang saat itu berada di Surabaya. Sementara istri dan anaknya sedang pergi ke Probolinggo.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik tersebut. Namun ruang tamu rumah elite tersebut hangus dilahap si jago merah.

Alam, 54, warga setempat menceritakan, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 13.30. Saat itu dia mendengar teriakan anak-anak yang melihat ada asap keluar dari rumah korban.

“Asap warna hitam dari ruang tamu di lantai dua,” sebut pria yang tinggal di depan rumah korban itu.

Mengetahui kejadian itu, dia langsung menghubungi pihak sekuriti setempat yang diteruskan ke petugas pemadam kebakaran.

Sembari menunggu petugas pemadam kebakaran, warga setempat langsung berusaha memadamkan api dengan perlengkapan yang seadanya. “Sebelum Duhur itu ada warga yang mencium bau kabel terbakar,” imbuh Alam.

Tak lama berselang, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian dan langsung berupaya memadamkan api. Sekitar pukul 14.25, api yang membakar ruang tamu itu telah berhasil dipadamkan.

Petugas juga sempat kesulitan menjangkau ruang tamu rumah tersebut karena posisi rumah yang terkunci. Petugas terpaksa memanjat dinding dan menerobos jendela rumah tersebut untuk menjangkau titik api.

Nampak sejumlah perabot rumah yang berada di ruang tamu itu hangus terbakar usai dilakukan pembasahan oleh petugas pemadam kebakaran. “Tidak ada ledakan, hanya suara kaca jendela yang pecah saja,” sebut Alam.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Buduran Ipda Nanang Mulyono menyebut jika dugaan utama penyebab kebakaran itu memang karena korsleting listrik. “Pembantunya juga sering menemui ada korsleting listrik di ruang tamu,” ucap Nanang di lokasi kejadian. (son/nis)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia