Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Pelayanan di MPP Membludak, Dispendukcapil Segera Tambah Loket

09 Juni 2019, 22: 42: 23 WIB | editor : Wijayanto

RAMAI: Suasana antrean loket Dispendukcapil di Mal Pelayanan Publik (MPP)

RAMAI: Suasana antrean loket Dispendukcapil di Mal Pelayanan Publik (MPP) (ISTIMEWA)

Share this      

SIDOARJO - Pelayanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) menarik minat masyarakat. Banyak warga yang memilih untuk datang ke MPP. Akibatnya, antrean pun membeludak. Loket Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) yang paling banyak diminati. Dalam waktu dekat, loket pelayanan pun akan ditambah.

Pengelola MPP Ari Suryono mengatakan, kini pelayanan MPP sudah berjalan lima bulan. Sebelum libur Lebaran, pemkab menggelar evaluasi. Tujuannya untuk meningkatkan pelayanan. "Kami memperbaiki kekurangan," ujarnya.

Hasilnya hampir seluruh pelayanan berjalan lancar. Namun, pelayanan perbankan belum maksimal karena ada tiga bank nasional belum membuka pelayanan. 

Catatan kedua terkait antrean. Sebelum MPP buka, warga ada yang sudah mengantre. Terutama layanan kependudukan. Penyebabnya ada batasan antrean online. Warga yang tidak kebagian antrian, terpaksa datang ke MPP. 

Selain itu, membludaknya antrean Dispendukcapil. Banyaknya warga yang menunggu membuat MPP penuh.

Untuk itu, mulai hari ini pelayanan ditingkatkan. Terkait tiga bank nasional, layanan bakal diganti. Yakni pemkab hanya akan memasang mesin ATM. Loket pelayanan diberikan pada Dispendukcapil. "Agar lebih cepat," jelasnya.

Sedangkan antrean online, Ari mengatakan selama ini kuota mencapai 100 orang. Selebihnya diberikan pada warga yang datang ke MPP. Ke depan, kuota antrian online akan ditambah. "Ditambah 50 lagi sembari dievaluasi tiap hari," jelas Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) itu. 

Sementara itu, Sekretaris Dispendukcapil Reddy Kusuma mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pengelola MPP. Dispendukcapil akan mendapatkan dua loket tambahan. Nah, dua loket itu rencananya digunakan menambah pelayanan Kecamatan.

Saat ini ada enam kecamatan yang dilayani di MPP. Yaitu Buduran, Sedati, Wonoayu, Tulangan, Tanggulangin dan Jabon. "Dua tambahan itu untuk Kecamatan Gedangan dan Porong," paparnya.

Dua kecamatan itu sengaja dipilih.  Pertimbangan berdasarkan jarak. Menurut Reddy, warga Gedangan dan Porong lebih dekat menuju ke MPP dibandingkan ke kantor. 

Mantan Plt Kepala DPM PTSP itu menambahkan, penambahan loket itu sangat dibutuhkan. Fungsinya mengurangi antrian di kantor Dispendukcapil. "Ke depan MPP akan melayani sembilan kecamatan," jelasnya. (far/nis)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia