Sabtu, 20 Jul 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Jelang Pasar Bandeng Tradisional, Petambak Panen Raya

01 Juni 2019, 07: 34: 13 WIB | editor : Wijayanto

BANDENG MENGARE: Seorang pembeli bandeng mengare dengan berat 2 kg.

BANDENG MENGARE: Seorang pembeli bandeng mengare dengan berat 2 kg. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Tradisi Pasar Bandeng di Gresik pada tahun ini akan digelar Sabtu malam (1/6). Selain menampilkan lelang bandeng kawak (berukuran besar), Pasar Bandeng juga menjadi ajang transaksi bandeng. Ini membuat permintaan ikan bandeng melonjak hingga 30 persen.

Para petani tambak merasakan dampak positif dari even tahunan Pasar Bandeng. Sejumlah petambak bandeng asal kawasan Mengare, Kecamatan Bungah, mulai ramai-ramai panen ikan berukuran besar. Mereka akan meramaikan pasar Bandeng yang berlangsung di Jalan Samanhudi, Kecamatan Gresik.

Bandeng berukuran 1 kg sampai 3 kg disipakan di box fiber tempat penyimpanan ikan. Kemudian, ditumpuki dengan pecahan es balok.

Supaya tetap awet dan tidak cepat busuk. Ikan bandeng ini nantinya akan dijual di Pasar Bandeng serta sejumlah pasar di Kecamatan Kebomas dan Kecamatan Kota.

Tidak semua petani bandeng Mengare menjual ikannya di lapak yang disediakan oleh pemerintah. Ada juga yang menjual dengan cara diecer di berbagai tempat. Mulai dari Manyar, Komplek Gresik Kota Baru (GKB) hingga sejumlah perumahan di Kecamatan Kebomas.

Yanto, salah satu petani Bandeng asal Desa Kramat mengatakan, tahun ini dirinya tidak menjual ikan di tempat pasar Bandeng. Dia memilih di lokasi lain. "Jual di daerah Manyar, biar tidak jauh-jauh," katanya.

Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, pasar bandeng tidak selalu ramai. Warga banyak yang berkunjung hanya sekadar melihat-lihat. Keuntungan yang didapat juga tidak begitu besar. Namun, pasti banyak mengeluarkan tenaga dan biaya.(yud/ris)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia