Selasa, 18 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Lawan PSIS Semarang, Persebaya Wajib Tiga Poin

29 Mei 2019, 17: 09: 05 WIB | editor : Wijayanto

Penggawa Persebaya Rachmat Irianto

Penggawa Persebaya Rachmat Irianto (ISTIMEWA/PERSEBAYA)

Share this      

Surabaya - Pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman (Djanur) mengaku sudah mengetahui kelebihan dan kekurangan PSIS Semarang, lawan yang akan dihadapi Persebaya pada lanjutan kompetisi Liga 1, Kamis (30/5).

Djanur mengetahui bagaimana kekuatan tim asuhan Jefri Sastra ini karena dia melihat langsung saat Laskar Mahesa Jenar mengalahkan Persija Jakarta, Minggu (26/5) lalu. "Kami ada latihan taktik sesuai dengan apa yang saya lihat dari pertandingan PSIS. Para pemain (Persebaya) juga lihat PSIS bermain seperti apa. Kita sudah antisipasi semua," ucap Djanur.

Dari pengamatan Djanur,  lini pertahanan PSIS nampak sangat tangguh. Sebab, mereka mampu menahan gempuran Persija yang begitu gencar. Selain itu, pelatih asal Majalengka itu juga mengacungi jempol semangat PSIS.

"Secara organisasi pertahanan cukup bagus. Saya salut pada semangat juang PSIS yang sanggup bangkit dari situasi tertinggal menjadi unggul hanya dalam waktu dua menit. Itu harus kami waspadai," paparnya.

Selain itu, Djanur juga waspada dengan kepercayaan diri Hari Nur Yulianto dan kolega. Berbekal kemenangan atas tim besar seperti Persija, Djanur yakin PSIS akan datang ke Surabaya dengan rasa percaya diri yang tinggi.

"PSIS baguslah, mereka menang. Mereka punya semangat dan kemenangan itu akan sangat penting bagi mereka untuk away ke Surabaya. Itu bisa meningkatkan percaya diri mereka. Kemenangan itu berbahaya bagi kami," kata Djadjang Nurdjaman.

Soal apa yang akan dilakukan Persebaya, menurut Djanur yang jelas Persebaya akan bermain berbeda dengan sebelumnya. Absennya Amido Balde membuat Persebaya tidak bisa bermain dengan crossing-crossing bola atas, karena itu Persebaya akan bermain dengan taktik lain memanfaatkan pemain yang ada.

Yang pasti Persebaya wajib memetik poin penuh pada laga ini, setelah mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menjamu Kalteng Putra. Sejak musim lalu, Djanur selalu menekankan kepada para pemainnya bahwa laga home adalah partai wajib menang. Seri saja rasanya sudah seperti kalah. Karena itu, pelatih 60 tahun itu meminta pemainnya untuk bermain lebih trengginas di GBT.(sam/rak)

(sb/sam/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia