Sabtu, 20 Jul 2019
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Bonek Berulah, Komdis Ganjar Persebaya Denda Rp 100 Juta

29 Mei 2019, 16: 54: 46 WIB | editor : Wijayanto

MANIA: Suporter Bonek di Stadion Bung Tomo.

MANIA: Suporter Bonek di Stadion Bung Tomo. (DOK/JPNN)

Share this      

Jakarta  – Komisi displin (Komdis) PSSI telah mengeluarkan hasil sidang 26 Mei 2019 terkait sejumlah pelanggaran di pertandingan Liga 1 2019. Persebaya Surabaya mendapat hukuman paling berat dari hasil sidang komdis PSSI.

Persebaya mendapat hukuman denda sebesar Rp 100.000.000 terkait pelanggaran pelemparan botol dan penyalaan kembang api oleh suporter Bonek sebanyak empat kali.

Pelanggaran itu terjadi di pertandingan Persebaya vs Kalteng Putera pada 21 Mei 2019 lalu. Sementara itu, Barito Putera yang juga melakukan pelanggaran yang sama saat menjamu Persija Jakarta, 20 Mei lalu hanya mendapat sanksi denda Rp 50.000.000, karena hanya satu flare.

Sanksi juga dijatuhkan Komdis PSSI kepada pemuncak sementara klasemen Liga 1 2019, Madura United (MU). Tim besutan DejanAntonic itu mendapat sanksi Rp 50.000.000 karena tingkah laku buruk tim (pemain MU mendapat lima kartu kuning saat menghadapi Persela Lamongan.

Sementara itu, Bali United mendapat denda sebesar Rp 30.000.000 terkait insiden pelemparan botol saat menjamu Persebaya Surabaya pada 16 Mei lalu.

Komdis tidak hanya memberi sanksi kepada klub, hasil sidang Komdis PSSI 26 Mei 2019 juga menghukum manager Borneo FC, Andri Dauri Husain dan pemain Persipura, BoazSolossa.

Andri hanya mendapat teguran keras dari Komdis PSSI. Sikapnya dianggap berlebihan saat memprotes keputusan wasit di laga Borneo vs Bhayangkara, 16 Mei lalu.

Sementara itu, Boaz harus absen di dua pertandingan Persipura dan denda Rp 10.000.000 karena aksinya di laga Persela vs Persipura. Di laga tersebut, Boaz dianggap menendang kaki pemain Persela.(pps/rak)

(sb/sam/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia