Sabtu, 20 Jul 2019
radarsurabaya
icon featured
Features Surabaya

Sirkuit Kesukaran Medan Kolang Wadah Uji Adrenalin

29 Mei 2019, 16: 31: 35 WIB | editor : Wijayanto

MENANTANG: Kondisi sirkuit Kesukaran Medan Kolang Karang Pilang.

MENANTANG: Kondisi sirkuit Kesukaran Medan Kolang Karang Pilang. (ISTIMEWA)

Share this      

Ada pemandangan unik di lokasi Bumi Marinir Karang Pilang Surabaya. Setiap Sabtu dan Minggu para crosser (pecinta motor trail) berkumpul di sirkuit yang diberi nama Kesukaran Medan Kolang.

MUS PURMADANI-Wartawan Radar Surabaya

       Puluhan crosser mulai dari anak-anak hingga dewasa tampak antusias menjajal sirkuit Kesukaran Medan Kolang. Motor mulai dari mesin kecil hingga besar berkumpul. Ada tiga arena yakni speed enduro delapan kilometer, enduro game 500 meter dan motorcross satu kilometer dengan jumping standar nasional supercross. Sirkuit ini membuat crosser semakin penasaran untuk menaklukannya.

Komandan Resimen Bantuan 2 Marinir Kolonel Marinir Citro Subono mengatakan, sirkuit ini sengaja dibuat karena melihat banyaknya anggota dan masyarakat yang memiliki potensi di bidang motor cross. Karena itu, muncul ide untuk memberikan wadah mengasah kemampuan. “Yak arena ada lahan kita desain untuk motor cross,” ujarnya.

Pria yang juga menjabat Komandan Kesatrian Bumi Marinir Karang pilang ini berharap dengan adanya sirkuit yang berstandar nasional ini muncul crosser baru di Jatim, khususnya di Surabaya. Selain itu, juga meningkatkan mutu dan kualitas para crosser dari anggota marinir. “Salurkan hobi yang positif,” terangnya.

Komandan Kompi Markas Bantuan Tempur 2 Marinir yang juga sebagai penanggung jawab sirkuit, Mayor Marinir Rahmad Widodo menyebutkan, sirkuit ini disebut berstandar nasional karena yang membuat jalur trek dari crosser juara nasional. Jumping yang dibuat pun juga membuat para crosser meningkatkan adrenaline untuk berpacu. “Sirkuit ini baru kali pertama di Jatim dengan standar nasional. Jadi, para crosser kami persilahkan untuk meramaikannya,” jelasnya.

Para crosser yang datang di Karang Pilang Surabaya dari penjuru Jatim. Mulai dari Banyuwangi, Jember, Lumajang, Kediri, bahkan dari Jawa Tengah. (*/vga)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia