Minggu, 22 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

PDIP Cari Koalisi Hadapi Pilwali Surabaya

28 Mei 2019, 16: 24: 10 WIB | editor : Wijayanto

Ketua DPD PDIP Jatim Kusnadi

Ketua DPD PDIP Jatim Kusnadi (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jatim membuka peluang koalisi dalam menghadapi pemilihan walikota (pilwali) Surabaya pada 2020. Meski menyandang predikat sebagai pemenang Pemilu 2019 di Kota Pahlawan, namun PDIP masih membutuhkan kerjasama parpol lain.

“Untuk membangun sebuah daerah apalagi seperti Surabaya, kami memilih bersama-sama,” kata Ketua DPD PDIP Jatim Kusnadi.

Dia mengungkapkan, PDIP membuka peluang kepada seluruh parpol. Hanya saja, untuk Surabaya, politisi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Jatim ini enggan berandai-andai berkoalisi dengan partai yang akan dipilih. “Kami belum bicara sejauh itu. Namun, tetap membuka peluang untuk koalisi,” jelasnya.

Berdasarkan hasil rekapitulasi suara, PDIP mendapatkan 15 kursi DPRD Surabaya. Partai berlambang banteng moncong putih ini dikabarkan juga bakal mengusung kadernya sendiri untuk posisi calon walikota. Yakni, Ketua DPC PDIP Surabaya Whisnu Sakti Buana yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Walikota Surabaya.

Kusnadi enggan berkomentar terkait sosok yang akan digandeng pada pilwali nanti. “Rekomendasi untuk kandidat yang akan diusung partainya akan dikeluarkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Melalui proses penjaringan akan dilakukan pada akhir tahun ini,” katanya.

Kusnadi menegaskan, rekomendasi ini bukan hanya untuk pilwali Surabaya. Namun, juga untuk untuk pilkada di daerah lain. Meski demikian, Surabaya menjadi daerah yang diprioritaskan oleh DPP. “Kami akan berjuang menghadirkan kepala daerah yang sesuai dengan keinginan masyarakat,” pungkasnya. (mus/vga)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia