Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya
Hikmah Ramadan 1440 H

Puasa Momentum Menjaga Pola Makan

OLEH: Whisnu Sakti Buana-Wawali Kota Surabaya

28 Mei 2019, 12: 08: 37 WIB | editor : Wijayanto

Dr. dr. Kohar Hari Santoso-Kadinkes Jatim

Dr. dr. Kohar Hari Santoso-Kadinkes Jatim (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

PUASA adalah ibadah wajib umat muslim. Perintah untuk menjalankan puasa Ramadan sendiri sudah dituliskan dalam Alquran, Surat Al Baqarah ayat 183. Yang maknanya kurang lebih diwajibkan atas umat yang beriman untuk berpuasa agar kamu menjadi orang-orang yang bertakwa.

Ciri-ciri orang bertakwa sudah tertera dalam Alquran, Surat Ali Imran ayat 113. Di antaranya, orang yang menafkahkan hartanya baik di waktu lapang ataupun sempit, menahan amarahnya dan memaafkan orang lain, juga menyukai kebajikan. Orang yang bertakwa juga selalu mengingat Allah dan memohon ampunan ketika berbuat dosa.

Memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadan, sudah sepatutnya kita meningkatkan ketakwaan kepada Allah. Ramadan hannya datang satu tahun sekali. Kita akan jadi orang yang merugi jika tidak memanfaatkan dengan benar.

Bagaimana kita memanfaatkan 10 malam terakhir ini? Yakni dengan melakukan hal-hal kebaikan dan menahan diri dari perbuatan maksiat. Selama Ramadan hendaknya kita memperbanyak ibadah kepada Allah.

Memperbanyak ibadah-ibadah sunah yang pahalanya bisa berlipat-lipat selama berpuasa. Misalnya dengan memperbanyak salat, sedekah, tadarus.

Sejatinya dalam bulan Ramadan umat muslim diwajibkan untuk menahan diri. Bukan hanya menahan rasa lapar atau haus. Tetapi juga menahan untuk berbuat maksiat. Dan hal-hal yang diharamkan selama puasa.

Menahan diri juga dapat dilakukan dengan menahan diri dari perbuatan dan juga dari makan makanan yang tidak baik untuk tubuh.

Seperti diketahui, saat ini tren penyakit sudah bergeser. Jika dulu penyakit yang banyak mengambil nyawa adalah penyakit menular, saat ini bergeser menjadi penyakit metabolik atau penyakit tidak menular. Penyakit tidak menular di antaranya jantung, diabetes, stroke dan sebagainya yang sumbu masalahnya berasal dari makanan yang dikonsumsi.

Maka dari itu, hendaknya  puasa dijadikan sarana latihan untuk dapat menjaga pola makan yang baik demi kesehatan tubuh. (rek/rud)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia