Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

APINDO: Libur Lebaran Buruh Dianggap Ambil Cuti

28 Mei 2019, 06: 09: 46 WIB | editor : Wijayanto

CUTI: Buruh pabrik yang mengajukan libur lebaran di luar kalender dianggap cuti.

CUTI: Buruh pabrik yang mengajukan libur lebaran di luar kalender dianggap cuti. (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Libur lebaran yang ditetapkan pemerintah tidak sepenuhnya dilakukan perusahaan swasta. Mereka menilai, libur lebaran sesuai kalender resmi. Sementara jika buruh mengajukan tambahan libur, itu dianggap cuti.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Gresik, Tri Andhi Suprihartono menegaskan, ketetapan libur lebaran buruh berbeda dengan Aparatur Sipil Negara (ASN). Sekalipun pemerintah telah menetapkan cuti bersama.

"Kami tidak harus mengikuti pemerintah. Untuk libur lebaran kami memiliki kebijakan sendiri," ujarnya.

Dikatakan, perusahaan swasta tetap masuk pada tanggal 31 Mei 2019. Cuti karyawan, lanjutnya baru dimulai pada 3 Juni atau H-2 Lebaran hingga 8 Juni atau H+2 Lebaran.

Namun demikian, penetapan periode cuti tersebut merupakan kebijakan masing-masing perusahaan khususnya untuk 31 Mei 2019.

“Lamanya cuti bersama Lebaran yang ditetapkan pemerintah akan menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Sebab, dalam periode tersebut masyarakat tidak akan mendapatkan pelayanan publik,” imbuhnya.

Andi meminta agar pegawai yang bertugas pada pos-pos vital seperti bank dan yang berkaitan dengan ekspor tetap masuk pada 3 Juni 2019.  Sebab, hal tersebut akan mempengaruhi kinerja ekspor yang bisa terpaksa mandek akibat petugas pelayanan libur.

"Kalau 3 Juni harusnya seperti pelayanan publik, Bank Indonesia, bank devisa, pelabuhan, dan bea cukai harusnya tidak boleh mengikuti libur karena jika tutup pasti akan mengurangi ekspor," paparnya.

Hal senada juga diungkapkan, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Ketenagakerjaan, Ivana Putra. Menurutnya, libur lebaran bagi buruh ada yang dimulai 1 Juni hingga 8 Juni.

Kebijakan tersebut berbeda dengan ketetapan pemerintah. Sebab, pemerintah menetapkan cuti bersama dimulai pada 31 Mei 2019 hingga 9 Juni 2019. 

Menurut Ivana di Gresik juga ada perusahaan yang menetapkan cuti pada 31 Mei sampai 12 Juni. Menurutnya, ketetapan libur dari pemerintah hanya menjadi patokan bagi pengusaha.

"Pemerintah memberikan patokan dua hari sebelum dan sesudah tapi biasanya kami mengatur sesuai dengan kebutuhan. Namun untuk karyawan swasta Senin 10 Juni sudah masuk kerja seperti biasa," katanya. (fir/ris)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia