Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Lebaran, Masyarakat Diminta Tak Timbun BBM dan LPG

25 Mei 2019, 11: 10: 15 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi elpiji

Ilustrasi elpiji (DOK/JPNN)

Share this      

SURABAYA – Pemprov Jatim melalui Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau agar masyarakat tidak melakukan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) dan liquified petroleum gas (LPG). Pasalnya stok untuk kedua kebutuhan ini dipastikan aman selama Ramadan hingga pasca Lebaran.

“Pasokan LPG, bensin, hingga solar di Jatim cukup hingga lebaran mendatang. Berdasarkan data ESDM Jatim, total suplai BBM untuk jenis premium di Jatim tersedia suplai sebanyak 223.532 kilo liter,” jelas Kepala Dinas ESDM, Setiajit.

Mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jatim ini menambahkan untuk solar stoknya mencapai 196.924 kilo liter, lalu untuk biosolar ada sebanyak 8.606 kilo liter, untuk pertamax suplainya sebanyak 201.912 kilo liter dan untuk pertamax turbo sebanyak 4.776 kilo liter. Kemudian, untuk suplai BBM jenis Dex sebesar 5.914 kilo liter.

Lebih lanjut Setiajit mengatakan berdasarkan data ESDM Jatim saat ini untuk suplai LPG ada sebesar 119.200 metrik ton dengan penyaluran per hari 3.820 hingga 4.340 metrik ton. Ia menambahkan untuk ketersediaan BBM dan LPG di Jatim pada bulan Ramadan hingga lebaran sudah terkendali.

“Suplai BBM dan LPG tersebut sudah termasuk antisipasi kenaikan kebutuhan rata-rata masyarakat Jatim,” ungkapnya.

Menurutnya kenaikan kendaraan operasional selama bulan Ramadan dan lebaran naiknya sampai 5- 15 persen. Sehingga, disiapkan BBM  itu 10-15 persen dari kebutuhan yang ada. “Ini ketersediaan yang diperlukan saat lebaran saja,” jelasnya. (mus/rak)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia