Selasa, 18 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Semester Dua, Ciputra Bangun Tiga Proyek Baru

24 Mei 2019, 05: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

EKSPANSI: Salah satu proyek Ciputra di Surabaya. Tak hanya Surabaya, tahun ini Ciputra juga sedang mengembangkan tiga proyek di Gresik dan Malang.

EKSPANSI: Salah satu proyek Ciputra di Surabaya. Tak hanya Surabaya, tahun ini Ciputra juga sedang mengembangkan tiga proyek di Gresik dan Malang. (ABDULAH MUNIR/RADAR SURABAYA)

Share this      

MAYJEN SUNGKONO - Memasuki semester dua tahun 2019, Ciputra Group kembali akan melakukan ekspansi. Sedikitnya ada tiga proyek baru yang akan dikembangkan, dua di Gresik dan satu di Malang. Investasinya diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah. 

Menurut Senior Director PT Ciputra Development Tbk Sutoto Yakobus, ketiga proyek tersebut benar-benar baru. Selain berupa hunian landed, juga nantinya akan beberapa komersial dan juga apartemen. Namun tahap awal dikembangkan dulu landed house. 

“Tahun ini kami akan ada beberapa proyek baru selain mengembangkan yang sudah ada. Dua perumahan ada di wilayah Gresik dan satu proyek di Malang,” kata Sutoto Yakobus di hotel Ciputra World Surabaya, Selasa (21/5) malam. 

Dikatakan Sutoto, ekspansi ini dilakukan karena pihaknya optimistis kondisi market properti akan kembali membaik setelah pemilu. Dia yakin, pembeli yang selama ini menahan diri kembali akan beraksi untuk berinvestasi di properti. 

“Kami berharap setelah pemilu ada perbaikan ekonomi. Selain itu konsumen juga kembali confidence. Kami berharap pemerintah memberikan stimulus seperti bunga rendah dan review pajak barang mewah,” tandas mantan ketua DPD REI Jatim ini.

Dia tidak mau mengatakan berapa besar investasi untuk ketiga proyek tersebut. Namun dia mengaku investasi akan dilakukan bertahap karena pengembangannya juga bertahap. Untuk tahap awal masing-masing proyek diperkirakan perlu modal sekitar Rp 50 miliar.  

Sementara itu, Direktur PT Ciputra Development Tbk Agung Krisprimandoyo mengatakan, proyek CitraLand Driyorejo CBD akan dimulai pada Juni nanti. Sebanyak 400 unit rumah dan 200 ruko akan mulai dipasarkan. 

“Lahannya nggak banyak, hanya 12 hektare. Harga rumahnya mulai Rp 700-an juta. Sementara rukonya harganya mulai Rp 1,8 miliar. Nanti juga kami bangun dua tower apartemen,” kata Agung.

Sementara proyek yang di Malang CitraLand Puncak Tidar akan dikembangkan di atas lahan seluas 40 hektare. Tahap awal akan dimulai pada September 2019 dan akan dibangun landed house. Nantinya disini juga dibangun kawasan komersial.      

“Yang luas nanti proyek yang di Kedamaian. Lahannya sekitar 200 hektare. Tapi belum bisa kami jelaskan sekarang. Nanti saja,” ujar Agung. (fix/nur)  

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia