Selasa, 22 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Permintaan KIA Mulai Naik, Pemohon Harus Kolektif

23 Mei 2019, 23: 08: 23 WIB | editor : Wijayanto

CONTOH: Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Dispendukcapil Sidoarjo Dyah Rina Pujiastuti menunjukkan kartu identitas anak (KIA).

CONTOH: Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Dispendukcapil Sidoarjo Dyah Rina Pujiastuti menunjukkan kartu identitas anak (KIA). (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Jumlah pemohon Kartu Identitas Anak (KIA) di Sidoarjo hingga saat ini terus mengalami peningkatan. Terutama di kawasan perbatasan Sidoarjo-Mojokerto seperti Kecamatan Tarik. Hal itu lantaran banyak anak-anak di sekitar kawasan itu yang memilih sekolah di Mojokerto.

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Sidoarjo Reddy Kusuma mengatakan, banyaknya warga yang memilih menempuh pendidikan di Mojokerto itu membuat permintaan KIA di Sidoarjo semakin meningkat.

Hal itu lantaran Mojokerto sudah mensyarakatkan siswa yang hendak sekolah di sana terlebih dahulu harus sudah memiliki KIA. “Makanya permintaan banyak dari Tarik,” katanya kepada Radar Sidoarjo.

Pembuatan KIA sendiri diperuntukkan bagi anak berusia 0 hingga 17 tahun. Saat ini, permintaan KIA sendiri lebih banyak dilakukan untuk anak dengan usia 0 hingga 5 tahun, atau sedang menempun pendidikan PAUD hingga TK.

Pembuatan KIA untuk anak dibawah lima tahu tanpa menggunakan foto. Namun pembuatan KIA untuk anak di atas 5 tahun mereka harus menyertakan foto berukuran 2 kali 3. “Bedanya hanya di situ,” terangnya.

Selain itu, Dispendukcapil hanya akan melayani KIA untuk anak yang sudah memiliki akta kelahiran. Sehingga, adanya KIA juga mendorong masyarakat untuk membuat akta kelahiran. Selain harus sudah memiliki akta, pembuatan KIA juga harus kolektif.

Sehingga, masing-masing sekolah dapat mengajukan pembuatan KIA untuk siswanya melalui kepala sekolahnya masing-masing. “Untuk saat ini karena masih terbatas maka harus kolektif,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dispendukcapil Sidoarjo Medi Yulianto mengatakan, penggunaan KIA saat ini memang cukup penting. Selain sebagai tanda identitas anak, KIA juga membantu anak-anak jika hendak membeli barang.

Sebab banyak toko yang sudah menerapkan diskon bagi anak yang memiliki KIA. Selain itu, anak-anak juga akan dimudahkan saat membeli tiket, sebab dalam KIA sudah tercantum NIK. “Misalnya seperti di toko buku, itu biasanya dapat diskon,” ujarnya. (far/nis)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia