Kamis, 20 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Sweeping Massa People Power, Polisi Hentikan 18 Kendaraan di Suramadu

22 Mei 2019, 16: 42: 23 WIB | editor : Wijayanto

SWEPING: Mobil Elf yang dihentikan di Jembatan Suramadu.

SWEPING: Mobil Elf yang dihentikan di Jembatan Suramadu. (GUNTUR IRIANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Razia dan sweeping yang dilakukan Polda Jatim bersama Polres Pelabuhan Tanjung Perak di Jembatan Suramadu hingga Selasa (21/5) dini hari sudah menghentikan dua bus, delapan elf dan delapan mobil pribadi.

Polisi menghentikannya karena hendak menuju ke Jakarta untuk mengikuti kegiatan people power. Setelah melalui dialog akhirnya polisi mengawal kendaraan tersebut untuk kembali lagi ke Madura.

Wakapolda Jatim Brigjen Pol Toni Harmanto yang turun ke lokasi mengatakan, pihaknya melakukan dialog dengan koordinator rombongan. Dia mengaku tidak memaksa hanya memberikan masukan dan informasi terkait bahaya saat menuju ke Jakarta. Di antaranya ancaman teroris.

“Mereka sendiri yang akhirnya memilih untuk kembali pulang ke Madura. Saat kami tanya ada yang dari Pamekasan dan Sampang,” tuturnya.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto menambahkan, sweeping dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga Jawa Timur.

Ada kemungkinan gerakan tersebut ditunggangi oknum tertentu. “Memang sudah banyak (teroris) yang ditangkap namun bisa jadi masih ada yang bebas,” katanya.

Anggota gabungan langsung mengawal belasan kendaraan tersebut hingga masuk kembali ke wilayah Madura. Polisi tidak menurunkan para penumpang di dalam kendaraan tersebut.

Itu dilakukan sebagai salah satu strategi agar tidak terjadi kericuhan “Semua bisa berlangsung dengan tertib dan mereka dikawal sampai rumahnya,” tuturnya. (gun/vga) 

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia