Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Jelang Arus Mudik, Sopir Bus di Terminal Purabaya Dites Urine

21 Mei 2019, 16: 44: 26 WIB | editor : Wijayanto

ANTISIPASI: Dirresnarkoba Polda Jatim Kombes Pol Sentosa Ginting (tiga dari kanan) bersama Kasatresnarkoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto sa

ANTISIPASI: Dirresnarkoba Polda Jatim Kombes Pol Sentosa Ginting (tiga dari kanan) bersama Kasatresnarkoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto saat tes urine sopir bus di Terminal Purabaya, Senin (20/5). (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Sejumlah sopir bus dan penumpang di Terminal Purabaya dites urine mendadak, Senin (20/5). Giat tersebut digelar tim gabungan Ditresnarkoba Polda Jatim dan Satresnarkoba Polresta Sidoarjo dalam rangkaian Operasi Pekat Semeru 2019.

Sejak pukul 14.00, tim gabungan dari unsur kepolisian, TNI dan Dishub sudah berkumpul di jalur pemberangkatan bus antar kota di terminal yang berada di Desa Bungurasih Sidoarjo itu. Selepas apel, petugas gabungan langsung menyisir ke sejumlah bus yang mangkal di jalur pemberangkatan tersebut.

Satu persatu sopir bus yang ada diminta turun dan menuju tenda yang sudah dipersiapan petugas. Sebagian penumpang yang nampak mencurigakan juga diminta turun untuk menuju ke tenda.

Di dalam tenda itu, tim dokes Polresta Sidoarjo dan Polda Jatim tengah bersiap untuk melakukan pemeriksaan. Baik sopir penumpang yang datang diminta untuk menyetorkan sample urine guna dilakukan pengecekan. Hasil sementara, dari 12 penumpang dan sopir yang diperiksa, menunjukan hasil negatif mengandung bahan narkotika.

Dirresnarkoba Polda Jatim Kombes Pol Sentosa Ginting  mengungkapkan, kegiatan tes urine ini merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap menjelang arus mudik Lebaran. “Setiap tahun kita lakukan, sama dengan tahun-tahun sebelumnya,” imbuhnya.

Dia menambahkan, kegiatan itu dimaksudkan untuk menjamin keselamatan para penumpang saat melakukan perjalanan mudik mengendarai bus. Dikhawatirkan apabila ada sopir bus yang terpengaruh narkotika nekad melakukan perjalanan. Hal tersebut akan berakibat  fatal terhadap keselamatan penumpang. “Narkoba ini sangat berbahaya, sudah banyak yang jadi korban,” imbuhnya.

Khusus di Terminal Purabaya, giat tes urine kali ini akan digelar dalam dua tahap. Yaitu waktu siaga mulai pukul 14.00 hingga 15.00 dan waktu malam pukul 19.00 hingga 21.00. Sasaran utamanya adalah sopir bus antar kota. Namun apabila ada penumpang yang mencurigakan akan tetap dilakukan pemeriksaan. “Jika ada yang positif, akan ditindak lebih lanjut,” sebutnya.

Dia berharap, dengan adanya pelaksanaan tes urin in akan menjamin keselamatan para penumpang khususnya yang akan mudik dengan mengendarai bus. (son/nis)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia