Minggu, 16 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Gresik

Investasi Masuk ke Icon Mall Tembus Rp 80 Miliar

21 Mei 2019, 16: 23: 19 WIB | editor : Wijayanto

DILIRIK: Gedung Icon mall yang berdiri megah ini terus mendapat investasi dari tenantnya.

DILIRIK: Gedung Icon mall yang berdiri megah ini terus mendapat investasi dari tenantnya. (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Selama kuartal I/2019, Icon Mall Gresik mencatat investasi yang masuk mencapai Rp 80 miliar. Tingginya investasi ini tidak lepas dari posisi Icon Mall sebagai salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Gresik.

Branch Manager Icon Mall Gresik, Mansur Shaleh mengatakan, investasi yang masuk ke mallnya mencapai Rp 80 miliar. Dari jumlah itu, investasi terbesar berasal dari perusahaan kopi raksasa Starbuck yang berinvestasi hingga Rp 12 miliar.

“Starbuck awalnya ingin menempati area di dalam mall, namun karena mereka buka 24 jam akhirnya kami tawarkan di area bekas marketing gallery apartemen. Mereka langsung mau,” kata Mansur.

Selain itu, kata Mansur, ada sekitar 9 tenant baru yang masuk ke Icon mall dalam kurun waktu kuartal I/2019 dengan investasi rata-rata Rp 3 miliar per tenant. Kedatangan tenant baru ini membuat tingkat ketersewaan lahan Icon Mall naik dari yang semula hanya sekitar 68 persen menjadi 72 persen.

“Kami berencana lahan yang masih tersisa di kerjasamakan dengan pemerintah untuk membuka layanan publik seperti pembayaran pajak, pengurusan izin, hingga layanan paspor,” imbuh Mansur.

Sementara itu, Store Manager Informasi Gresik, Bambang mengungkapkan, meski pada bulan Januari dan Februari pihaknya mengalami penurunan omset penjualan, namun dia optimis pada tahun ini bisa merealisasikan target yang telah dicanangkan.

“Awal tahun memang pengunjung turun drastis dan itu memang siklus yang terjadi hampir di semua mall. Namun saat Ramadan ini pengunjung sudah mulai naik,” kata Bambang.

Hal senada diungkapkan General Manager Centro Gresik, I’i Gunawan. Dia mengungkapkan, kondisi industri ritel saat ramadan dan lebaran tahun ini memberikan kontribusi positif terhadap pendapatannya.

“Sama seperti tenant yang lain, pada awal tahun memang kondisi ritel cukup sulit. Namun berkat berbagai terobosan yang dilakukan pengelola mall termasuk tidak berhenti menggelar event perlahan penjualan kami mulai mendekati target,” pungkasnya. (fir/ris)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia