Rabu, 26 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Razia Bus di Terminal Bunder, Dishub Temukan Trayek Ilegal

21 Mei 2019, 16: 20: 14 WIB | editor : Wijayanto

RAZIA: Kadishub Gresik Nanang Setiawan saat memimpin operasi ramp cek angkutan umum di Terminal Bunder.

RAZIA: Kadishub Gresik Nanang Setiawan saat memimpin operasi ramp cek angkutan umum di Terminal Bunder. (FAHTIA AINUR ROFQ/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik terus mempersiapkan arus mudik lebaran 2019. Kemarin, mereka menggelar operasi ramp cek di Terminal Bunder. Hasilnya, ada satu bus jurusan Surabaya-Semarang tidak memiliki izin trayek.

Razia ini dipimpin Kepala Dishub Gresik Nanang Setiawan. Operasi ramp chek melibatkan sejumlah instansi terkait. Yakni, Dishub Jatim, Sub Denpom dan aparat Kepolisian Polres Gresik. "Operasi ramp chek digelar untuk memastikan kendaraan angkutan memang layak," ujar Kadishub Gresik Nanang di sela-sela operasi.

Dalam operasi ini, selain memeriksa surat-surat kendaraan petugas juga memeriksa seluruh bagian kendaraan. Mulai dari, kondisi ban, wiper, lampu utama, lampu sein serta sejumlah perlengkapan lain. "Seluruhnya kami periksa, termasuk apakah ada pemecah kaca atau tidak karena itu penting," ungkap dia.

Meski sudah berkali-kali dioperasi ternyata masih saja ditemukan kendaraan yang tidak lengkap. Ada satu bus didapati tidak memiliki izin trayek. "Ini bus cadangan, seharusnya juga dilengkapi izin trayek cadangan. Tapi ini tidak ada," terangnya.

Dikatakan, operasi semacam ini akan terus digelar hingga mendekati hari lebaran nanti. Sehingga, seluruh kendaraan angkutan benar-benar fit. "Terus kami lakukan secara rutin. Agar bisa meminimalisir angka kecelakaan yang banyak terjadi selama arus lebaran," kata dia.

Ditambahkan, kepada masyarakat juga dipersilahkan ikut melaporkan jika menemukan angkutan yang tidak standar. Serta tidak memiliki kelengkapan. "Harus sama-sama menjaga agar kenyamanan pemudik bisa terjamin," imbuhnya. (rof/ris)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia