Jumat, 22 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Bahagia Dibiayai Suami dan Selingkuhan, Masih Pingin Sugar Daddy Baru

19 Mei 2019, 01: 05: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Karin, 34, boleh dibilang perempuan yang sejahtera ekonominya. Karena ia memiliki tiga pemasukan sekaligus. Satu dari pekerjaannya sendiri, satu dari suami dan satu dari selingkuhan.

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Suatu siang di ruang tunggu Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya. Karin duduk sendiri dengan map yang ia pangku. Pakaiannya kasual, gesturnya juga santai. Sembari menunggu antrean yang panjang, ia memainkan ponselnya. Scroll ke atas, scroll lagi ke bawah.

Merasa mendapatkan teman bicara yang easy going, Radar Surabaya pun duduk mendekat. Dan benar sesuai dugaan, belum diajak bicara, Karin sudah menyambar duluan. "Cerai juga, Mbak. Wah, banyak juga ya orang muda-muda sudah cerai," celetuknya. 

Tanpa diminta, Karin pun mulai bercerita panjang lebar tentang masalah rumah tangganya. Ia menggugat cerai Donwori, yang telah mendampinginya selama enam tahun. Penyebabnya, karena sudah tidak ada kecocokan. Alasan simple dan sangat konvensional.

Katanya, Donwori bukanlah sosok pria yang bisa diajak maju bersama. Karin semangat kerja bagai kuda, eh Donwori jalan pelan-pelan.

Karin mendorongnya agar Donwori lebih pandai mengambil risiko di setiap kesempatan, namun Donwori yang penakut. Sikap demi sikap Donwori ini membuatnya geregetan. "Ayo kalau mau lari, lari bareng sama aku. Tapi dia gak bisa diandalkan. Mlaku timik-timik wae," keluh Karin. 

Namun bukan itu yang menarik dari cerita Karin. Namun bumbu-bumbu asmara yang diwarnai perselingkuhan lah yang patut disimak. Karena rupanya, selama menikah dengan Donwori, Karin juga menjalin cinta terlarang dengan pria lain .

"Aku asline yo nggapleki, Mbak. Pernah, dulu, aku dibeliin selingkuhan kamera. Bojoku sing nukokne lensane. Hua ha ha ha. Hebat kan isok patungan ngunu," cerita Karin seraya tergelak. 

Kejadian itu mungkin terjadi enam bulan lalu. Karin yang hobi foto OOTD lalu memajangnya di sosial media, tentu saja membutuhkan kamera yang bagus. Sadar tentang keinginannya, si selingkuhan sebut saja Donjuan berinisiatif membelikan kamera.

Sampai di rumah, Karin meminta Donwori untuk membelikan lensa yang ia ingunkan. Yang lebih advance, katanya. Entah bagaimana, bahasa fotografi lah intinya. "Ya dia gak sadar lah. Dipikir itu kamera beli pakai uangku sendiri," timpalnya. Kali ini dengan nada tertawa yang lebih tinggi.

Parahnya, rupanya bukan kali itu saja Donjuan dan Donwori urunan demi membiayai Karin. Rupanya, cicilan rumah Karin juga dibantu oleh Donjuan. Tentu saja, tanpa sepengetahuan Donwori. Donwori tahunya, uang cicilan itu ya urunannya Karin dari menyisihkan gaji. "Jadi perempuan ya harus cerdik, Mbak. Hubungan sama dua laki-laki ya harus dimanfaatkan dua-duanya lah," lanjutya enteng. 

Pemaparan Karin ini kemudian menimbulkan spekulasi bagi Radar Surabaya. Apa iya setelah cerai, Karin ini akan melanjutkan hubungan dengan selingkuhan. Mengingat, sepertinya si Donjuan telah berinvestasi banyak. 

Tapi rupanya, jawabannya kembali mengejutkan. Karin berencana ingin hidup sendiri saja. Karena ia lebih enjoy dan bebas nempel sana-sini. Yang penting kebutuhannya tercukupi. Malah ia juga sempat membeberkan keinginan mulianya.

"Aku pengen punya sugar daddy lagi yang lebih tua dan gak banyak maunya di ranjang. Dan yang kaya raya poll. Jadi kalau mau ke mana-mana gak bingung lagi sama biaya," tukasnya. Kali ini dengan pringisan. Sungguh Karin ini tipikal perempuan milenial. (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia