Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Selain Jualan, Nenek Ini Juga Sewakan Warungnya untuk Bisnis Esek-esek

18 Mei 2019, 15: 44: 48 WIB | editor : Wijayanto

CARI UNTUNG: AKP Ruth Yeni (kanan) menginterogasi nenek Yatemi.

CARI UNTUNG: AKP Ruth Yeni (kanan) menginterogasi nenek Yatemi. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Yatemi, 69, nampaknya akan berlebaran di penjara. Nenek yang tinggal di warung Jalan Putat Jaya itu ditangkap Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya lantaran menyediakan kamar untuk bisnis esek-esek.
Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti uang Rp 150 ribu, 1 buah sarung, dan 1 buah kipas bambu.
Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni mengatakan, tersangka sehari-hari bekerja sebagai pemilik warung. Termasuk juga menyediakan kamar untuk hubungan intim yang dilakukan pekerja seks komersial (PSK) dan lelaki hidung belang. 
"Tersangka hanya duduk-duduk dan menunggu PSK dan tamunya menyewa kamar. Sekali sewa tarifnya Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu," ujarnya kepada wartawan di Mapolrestabes Surabaya Jumat (17/5). 
Yeni menuturkan, setiap hari tersangka mampu mendapatkan paling banyak 5 kali tamu yang menyewa kamarnya. Namun, belakangan ini, tamunya agak merosot. Lantaran memasuki bulan puasa. "Sehari paling dua sampai tiga tamu saat bulan puasa," katanya. 

Sementara itu, Yatemi mengaku nekat menyewakan kamar untuk para PSK dan lelaki hidung belang lantaran warungnya sepi. 
"Karena sepi, jadi ya nyambi menyewakan kamar," ucap Yatemi dengan menutupi wajahnya. 
Yatemi mengaku, rencana uang hasil bisnisnya itu hendak digunakan untuk tambahan pulang kampung saat lebaran nanti. (rus/jay)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia