Selasa, 25 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Nelayan Temukan Mayat Bayi Mengambang di Bozem Wonorejo

18 Mei 2019, 14: 55: 47 WIB | editor : Wijayanto

PERIKSA: Petugas Inafis memeriksa kondisi mayat bayi.

PERIKSA: Petugas Inafis memeriksa kondisi mayat bayi. (M MAHRUS/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Krisyanto, 47, seorang nelayan asal Jalan Wonorejo Timur VI A, menemukan mayat bayi mengambang di Bozem Wonorejo Rungkut, Sabtu pagi (18/5). 
Mayat bayi tersebut ditemukan saat saksi hendak berangkat mencari ikan. Saat ditemukan kondisi mayat bayi sudah membusuk. Diduga mayat bayi tersebut dibuang setelah baru dilahirkan.
"Setelah tahu jika itu mayat bayi, saya ajak teman saya untuk membawa mayatnya ke tepi dermaga menggunakan perahu," ujar Krisyanto di dermaga Bozem Wonorejo, Sabtu (18/5). 
Krisyanto menuturkan, lokasi penemuan dari dermaga berjarak sekitar 500 meter. Bayi tersebut ditemukan sudah dalam kondisi tubuh yang hampir rusak. 
Kanit Reskrim Polsek Rungkut AKP Olloan Manullang mengatakan, mayat bayi diduga sudah berada di sungai dua hari sampai seminggu. "Kondisi mayat bayi, kaki kiri dan tangan kanan sudah tidak ada," kata Olloan kepada Radar Surabaya. 

Dia menambahkan, untuk jenis kelamin bayi belum diketahui. Lantaran mayatnya sudah mengalami kerusakan pada bagian tubuh dan membusuk. 
Pihaknya mengaku belum bisa menyimpulkan dugaan sementara. Sebab bisa saja mayat dibuang dari atas (daerah Jagir) dan dari muara. Karena kondisi permukaan air di Bozem sedang mengalami pasang. 
Dari pantauan Radar Surabaya, setelah dilakukan identifikasi oleh Tim Inafis Polrestabes Surabaya, mayat bayi itu lalu dimasukkan kardus dan dibawa ke RSUD dr Soetomo menggunakan mobil ambulans. 
Informasinya, mayat tersebut akan dimintakan visum et repertum. Hal itu dilakukan untuk mengetahui jenis kelamin bayi, berapa lama mayat mengambang, dan ada tidaknya tanda-tanda kekerasan dalam tubuh bayi sebelum meninggal. (rus/jay) 

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia