Jumat, 15 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Buruh Pelabuhan Sahur Bersama Polisi

Sambil Makan, Minta Buruh Waspadai Hoaks dan Provokasi

18 Mei 2019, 14: 06: 37 WIB | editor : Wijayanto

ON THE ROAD: Para kuli bongkar muat pelabuhan bersama Kapolres AKBP Wahyu S Bintoro serta Dandim Letkol Budi Handoko usai menikmati santapan sahur.

ON THE ROAD: Para kuli bongkar muat pelabuhan bersama Kapolres AKBP Wahyu S Bintoro serta Dandim Letkol Budi Handoko usai menikmati santapan sahur. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Ratusan buruh bongkar muat Pelabuhan Gresik bersantap sahur bersama tentara dan polisi, Sabtu pagi. Mereka dijamu khusus oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) 0817 Letkol Inf Budi Handoko dan Kapolres Gresik AKBP Wahyu S. Bintoro. 

Kegiatan ini sebagai sarana silaturahim serta memberikan informasi mengenai pesta demokrasi pasca pemilihan pilpres, dan pileg. Kapolres Gresik AKBP Wahyu S Bintoro mengatakan, kegiatan sahur bersama para buruh bongkar muat menjadi agenda tahunan jajaran Forkopimda Gresik, khususnya Polres Gresik dan Kodim 0817.

“Sahur on the road juga memberikan pesan kamtibmas selama di bulan suci Ramadan,” ujar Kapolres AKBP Wahyu S.Bintoro didampingi Dandim 0817 Letkol Inf Budi Handoko.

Dikatakan, dipilihnya sahur bersama dengan TKBM pelabuhan karena setiap hari mereka bekerja, dan tidur diatas kapal. Selain itu, hampir setiap setahun sekali pulang ke kampung halamannya. Melalui moment sahur ini diharapkan tercipta silaturrahmi antara aparat keamanan, penegak hukum, dan TKBM pelabuhan.

“Ini merupakan energi yang positif dalam menjaga kamtibmas. Sebab, tanggungjawab itu tidak hanya dibebankan pada aparat saja melainkan juga masyarakat,” ungkapnya.

Ditambahkan, selain sahur bersama. pihaknya mengimbau kepada TKBM pelabuhan agar tidak percaya pada berita hoax, serta ajakan people power. Pasalnya, kedua item tersebut isinya bersifat provokasi dan ini harus diwaspadai. “Jangan mudah percaya jika menerima informasi hoax, atau gerakan people power,” imbuhnya.

Yusak Amir, 53, salah satu TKBM Pelabuhan Gresik, mengaku senang dengan kegiatan sahur bersama ini. Dia mengaku bekerja sebagai TKBM sejak 2004. Kegiatan seperti sangat positif untuk mendekatkan antara aparat keamanan dengan tenaga kerja kuli pelabuhan. 

“Kegiatan sahur bersama dulunya pernah ada. Kalau bisa kegiatan seperti ini dikemas tidak hanya di Bulan Ramadan saja. Tapi juga di kegiatan lainnya,” kata kuli asal Bone, Sulawesi ini. (yud/ris)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia