Minggu, 16 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Perbaikan Jalan Betro Tunggu Lelang, Aspal Habis Perawatan Tersendat

18 Mei 2019, 12: 57: 19 WIB | editor : Wijayanto

OFF ROAD: Jalan Betro yang berlubang.

OFF ROAD: Jalan Betro yang berlubang. (LUKMAN ALFARISI/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Beberapa proyek pembangunan infrastruktur di triwulan kedua menemui kendala. Proses lelang belum selesai. Padahal sebagian sudah berjalan sejak awal tahun.

Pekerjaan konstruksi yang tersendat yaitu perbaikan dan peningkatan jalan. Salah satu titik jalan rusak yaitu Jalan Garuda di Desa Betro, Sedati. Ruas jalan itu sebenarnya sudah beberapa kali dibenahi oleh pemkab dengan tambal sulam. Namun lubang jalan kembali bermunculan.

Begitu juga di Jalan Raya Bulang Prambon yang saat ini bergelombang. Sama seperti Jalan Garuda, perbaikan akses tersebut sifatnya hanya perawatan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sunarti Setyaningsih mengatakan, perbaikan jalan masih menunggu lelang. Namun untuk perawatan jalan, pemkab sebenarnya tinggal menambal jalan-jalan yang berlubang. Sayangnya, pekerjaan itu belum bisa berjalan. "Stok aspal habis. Harus menunggu lelang," ucapnya.

Sedangkan untuk peningkatan jalan, tahun ini sebanyak 30 ruas jalan dibeton. Salah satunya ruas Bulang-Prambon. Naning, sapaan akrab Sunarti menuturkan 30 ruas jalan itu sudah masuk lelang. "Dalam waktu dekat segera berjalan ," jelasnya.

Lambatnya pengerjaan fisik itu menuai kritik dari DPRD. Ketua Komisi C Abdillah Nasih menuturkan perbaikan jalan seharusnya dikerjakan cepat. Sebab, jika lambat, kerusakan jalan semakin bertambah parah.

Sekretaris DPC PKB itu mengatakan, perbaikan dan peningkatan jalan sejatinya dikerjakan setiap tahun. Pemkab sudah mengetahui titik-titik jalan yang rusak. Menurut Nasih, DPUBMSDA seharusnya sudah merancang solusi. "Kalau rusaknya itu-itu saja segera tingkatkan jalan," ujarnya. (far/nis)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia