Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Jambret Kakap Ini Bertekuk Lutut di Hutan Panceng

18 Mei 2019, 12: 37: 25 WIB | editor : Wijayanto

JAMBRET: Tersangka jambret diamanakan oleh anggota reskrim Polsek Panceng.

JAMBRET: Tersangka jambret diamanakan oleh anggota reskrim Polsek Panceng. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Satreskrim Polres Gresik berhasil membekuk spesialis jambret di wilayah Gresik Utara. Pelaku diketahui Zainul Arifin alias Comot, 35, warga Desa Sidokumpul RT 07, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Lamongan.

Kanit Reskrim Polsek Panceng Aiptu Tri Widodo menjelaskan, sebelum ditangkap, pelaku sempat beraksi pada Selasa (14/5) malam sekitar pukul 20.00. Pelaku menjambret dompet milik Sri Hartiningsih, 37 , warga Kelurahan Pongangan RT 1 RW 3, Manyar.

Saat itu korban bersama Nurul Huda, 24, berboncengan mengendarai sepeda motor dari arah Barat ke Timur. Huda merasa dirinya dibuntuti oleh seseorang yang menggunakan sepeda motor Vixion. Laju kendaraannya ditambah.

Namun, mendekati jembatan penghubung di kawasan Hutan Jati motor korban dipepet pelaku. Saat itu juga tas yang dibawa ningsih ditarik. Usai beraksi, pelaku melarikan diri menuju arah Timur. Korban berusaha mengejar pelaku, namun laju motor pelaku lebih cepat.

"Kejadian itu dilaporkan Polsek Panceng beberapa saat kemudian. Setelah mendapat laporan itu, kami langsung bergerak dan melakukan penyelidikan," kata Aiptu Tri Widodo.

Dikatakan, pada Kamis pukul 14.30 identitas pelaku berhasil ditemukan. Saat itu juga polisi bergerak melakukan penangkapan di tengah hutan Panceng. Ketika ditangkap, pelaku tidak melawan. "Setelah kami introgasi pelaku mengakuinya kalau dia menjambret tas milik warga Manyar," imbuhnya.

Kapolsek Panceng AKP Sholeh Lukman Hadi menambahkan, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan. Sejumlah barang bukti telah disita. "Tersangka beraksi seorang diri," kata Sholeh.

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan pasal 363 KUHP. Ancaman hukuman penjara 5 tahun. Sementara barang bukti yang berhasil diamnakan di antaranya, seutas tali selempang tas milik korban, satu handphone beserta Dosh Book, baju dan satu unit sepeda motor Vixion tanpa plat nomor.

"Operasi wilayah terus kami gencarkan. Supaya tidak ada lagi pelaku yang beraksi di wilayah kami. Masyarakat bisa menjalankan aktifitasnya dengan aman," pungkasnya.(yud/ris)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia