Kamis, 27 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Kabur Naik Motor, Ketangkep Massa, Pelaku Curanmor Ini Sekarat Dihajar

18 Mei 2019, 11: 12: 18 WIB | editor : Wijayanto

NYARIS TEWAS: Tersangka M Dhofir.

NYARIS TEWAS: Tersangka M Dhofir. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Wajah memar dan perban putih masih menempel di jidat M Dhofir, 26. Warga Pasuruan ini sempat sekarat setelah dihajar massa. Ia terpergok mencuri motor di salah satu minimarket Jalan Kutisari Selatan. Dalam kondisi babak belur Dhofir pun harus mendekam di tahanan Polsek Wonocolo.

Aksi curanmor tersebut terjadi sekitar pukul 20.00. Saat itu, Dhofir bersama rekannya AM (buron). Keduanya berboncengan mengendarai motor. Mereka berkeliling untuk mencari sasaran. Targetnya adalah motor yang diparkir di tepi jalan atau depan minimarket. 

Kanitreskim Polsek Wonocolo Ipda Dwi Hartanto mengatakan, setelah melintas di Jalan Kutisari, mereka melihat motor Honda Beat S 5088 OM milik Anik Nilasari. Perempuan itu tinggal di kosnya Jalan Kutisari Selatan VII. Dia ke minimarket untuk mengambil uang di ATM. Selang beberapa menit, korban kemudian keluar menuju motornya.

Saat keluar itulah, korban mendapati motornya dibawa kabur tersangka. Seketika itu, korban yang panik berusaha mengejar sembari berteriak maling-maling. Tidak disangka teriakan korban memancing warga dan pengguna jalan lain.

"Tersangka akhirnya berhasil dilumpuhkan di traffic light Kutisari Besar menuju Jemur Andayani. Ia pun dihajar warga," ungkap Dwi.

Beruntung nyawa tersangka berhasil diselamatkan anggota Reskrim Polsek Wonocolo yang saat itu melakukan patroli. Setelah itu, tersangka Dhofir dibawa ke puskesmas untuk memperoleh perawatan.

Di hadapan penyidik tersangka mengaku sudah lima kali mencuri motor di kawasan Surabaya Selatan dan Timur. Dia berdalih upahnya sebagai pekerja proyek tidak mencukupi kebutuhannya. "Banyak kebutuhan di bulan Ramadan apalagi jelang lebaran," ungkap Dhofir. (yua/vga)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia