Minggu, 16 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Suami Pelit, Tak Ada yang Mau Urus Anak

18 Mei 2019, 10: 59: 33 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Kalau tidak mau membesarkan, mbok ya gak usah melahirkan anak sekalian. Kasihan nanti anaknya kalau disia-siakan. Seperti nasib yang dialami tiga anak Donwori, 43, dan Karin, 38, ini. Yang bingung mau ikut siapa setelah bapak ibunya bercerai.

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Kalau pasangan lain rebutan hak asuh anak, berbeda dengan pasangan Karin dan Donwori. Mereka malah saling lempar tanggung jawab. Sama-sama tak mau direpoti anak.

Karin ini juga aneh. Biasanya, seorang ibu tak bisa jauh-jauh dengan anaknya. Tapi Karin ya woles saja mau ninggal anaknya. "Cek diramut ayahe lah. Gajine PNS cek gak nganggur," celetuk Karin di ruang tunggu Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya, Rabu  (15/5). 

Perempuan berkacamata ini pun kemudian mulai bersungut-sungut. Ia menyampaikan kekecewaan kepada Donwori yang omongannya palsu. "Wingi wae ngomong, metu soko omah kate nggowo anak-anake. Tibake ngglundung ae anake ditinggal," keluhnya.

Kepada Radar Surabaya, Karin mengakuperceraian ini disebabkan karena Donwori yang kurang bertanggung jawab sebagai suami. Mentang-mentang ia juga bekerja, Donwori jarang memberikan jatah bulanan. Kalau Karin belum nyinyir ya jangan harap dikasih uang belanja. Bahkan, untuk biaya sekolah yang tidak murah itu, Donwori dan Karin harus bertengkar dulu sebelum membiayai. 

Pada anak saja pelit, apalagi dengan yang lain. Donwori sebenarnya ada banyak uang. Wong gajinya sebagai PNS tidak terpakai. Tentu saja sebenarnya uangnya numpuk-numpuk. Namun, ketika Karin minta uang untuk keluarga, atau katakanlah keluarga pinjam, Donwori pasti langsung menolak dengan alasan tak punya uang. 

Lalu sebenarnya, dikemanakan uang penghasilan Donwori? Tidak tahu. Itu semua masih misteri. Entah ditimbun di tabungan atau Donwori gunakan untuk membiayai perempuan lain. "Halah. Ancene emanan ngetokne duwit kok. Pelit ancene," lanjut Karin, sebal. 

Kesal dengan Donwori yang saking pelitnya seperti itu, Karin akhirnya menyerahkan pernikahannya ke pengadilan. Ia ingin cari suami yang loman, biar hidupnya lebih bahagia. (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia